POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Dewan Sengketa Indonesia (DSI) Sulsel resmi terbentuk ditandai dengan pengukuhkan oleh Presiden DSI Pusat, Sabelo Gayo di Hotel Horizon Rabu, (25/01/2023).
Pengurus Dewan Sengketa Indonesia (DSI) Sulsel, yang di nahkodai Andi Ifal Anwar siap berkolaborasi untuk menangani sejumlah kasus sengketa di wilayah kerja Sulsel.
Ternyata Orang Berpendidikan Tinggi Jarang Kena Gangguan Usus
Ketua DSI Sulsel Andi Ifal mengatakan, profesi mediator sangatlah mulia karena bisa mempertemukan pihak yang bersengketa. Ia pun mengutip ayat Al Quran Surat Al-Hujurat Ayat 10.
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu yang berselisihdan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat," demikan Andi Ifal mengutip penggalan Ayat Al Quran.
Dinkes Sulsel Respons Kasus Viral Ibu Beri Kopi Sachet ke Bayi
"Maka dari itu, jika kami bisa damaikan atau dapat jalan keluar dari perselisihan atau sengketa tentu akan menjadi amal jariah," katanya.
Andi Ifal Anwar mengatakan, setelah resmi dikukuhkan pihaknya langsung bergerak untuk membentuk pengurus hingga kabupaten/kota.
"Kami tentu siap bersinergi dengan sejumlah pihak, termasuk Forkopimda di Sulsel, target kita dalam waktu dekat ini membentuk DSI hingga ke daerah," kata dia usai pelantikan.
Soal Wacana Perpanjang Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Pengamat : Intervensi Politik Basis Suara Daerah
Selain itu, pihaknya juga akan mendorong tenaga mediator, ajudikator, konsiliator dan arbiter, untuk masuk ke pengadilan dan memberikan layanan aduan sengketa di luar pengadilan.
"Intinya kita siap bersinergi, dalam bentuk apapun termasuk pelatihan mediator ataupun riset," jelasnya.
Pada pengukuhan pengurus tersebut, juga dilakukan penandatangan pakta integritas kepada tenaga mediator untuk wilayah Sulsel, agar bisa membantu penanganan sengketa.
Selain Nasdem, PKS dan Demokrat Akan Deklarasikan Capres Anies Dalam Waktu Dekat
Termasuk dihadiri oleh Kepala Biro Hukum Pemprov Sulsel, Perwakilan Kapolda Sulsel, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tata Usaha hingga jajaran Kapolres di Sulsel.
Presiden DSI Pusat, Sabelo Gayo mengatakan, di Sulsel ini daerah yang ke 10 dibentuk setelah beberapa daerah lainnya di Indonesia.
"Kita harap Dewan Sengketa Indonesia ini bisa hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat," katanya.
Jaringan Prostitusi Online di Indramayu Dibongkar, Tiga Muncikari ABG Diangkut Polisi
Ia menjelaskan, sejauh ini sudah ada 1025 orang mediator yang dimiliki oleh DSI di seluruh Indonesia, dan mereka semua punya kualifikasi. dan seluruhknya sudah dapat sertifikasi dari MA (Mahkamah Agung).
Dia menjelaskan, saat ini ada di DSI ada 47 kamar sengketa yang disimsalapkan termasuk sekarang sengketa pemilu. "Termasuk misalnya sengketa medis dan kesehatan, tanah agraria hingga tanah adat," jelasnya.
Dia mengatakan, saat ibu DSI juga sudah menjalani kerja sama dengan 25 perguruan tinggi untuk mengembangkan alternatif penyelesaian sengketa. "Jadi kami memang mempersiapkan tenaga mediator dari awal agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," tandasnya. (pojoksulsel)



