POJOKSATU.id - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan 10 kali guguran lava ke arah barat daya, Kamis (6/2).

Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG Yogyakarta mengamati jarak luncur maksimum mencapai 1,7 KM.

Sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB Gunung Merapi secara visual tampak jelas dengan asap kawah berwarna putih intensitas tebal dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.

Sementara itu berdasarkan data seismogram terekam kejadian gempa guguran sebanyak 22 kali, gempa fase banyak atau Hybrid 8 kali dan gempa vulkanik dangkal satu kali.

Baca Juga: Pentingnya Penggunaan Lampu Sein yang Benar untuk Keselamatan Berkendara

BPPTKG Yogyakarta mengamati terjadinya 10 kali guguran lava ke arah barat daya yakni ke arah hulu kali Bebeng, kali Kerasak dan kali Sat dengan jarak luncur maksimum 1,7 km.

Sementara selama 24 jam pada Rabu 5 Februari lalu terjadi 32 kali guguran lava ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 2 km.

Hingga kini BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada level 3 atau siaga.

Warga dihimbau menjauhi daerah bahaya yang sudah direkomendasikan.***