POJOKSATU.id - Aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) diduga menjadi penyebab hancurnya paving block trotoar di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, Minggu, 25 Januari 2026.
Kerusakan terlihat cukup parah, dengan paving block terlepas dan berserakan di sepanjang jalur pejalan kaki.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, kerusakan trotoar membentang sepanjang kurang lebih 100 hingga 200 meter di sisi kiri jalan.
Terlihat bekas galian yang memanjang, menandakan paving block sengaja dibongkar untuk mengambil kabel di bawahnya.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya fungsi penerangan di kawasan tersebut.
Saat malam hari, sebagian ruas Jalan Kramat Jaya dilaporkan menjadi gelap karena kabel PJU yang dicuri.
Eduard (31), seorang pengemudi ojek online yang kerap melintas di kawasan tersebut, mengaku baru menyadari kerusakan trotoar pada hari itu.
“Kalau hari ini saya baru lihat yang di sini nih,” ujarnya.
Namun, Eduard menyebut aksi serupa bukan kali pertama terjadi.
“Iya sering ini, beberapa kali kejadian saya lewat, rusak ini jalan di pinggiran begini,” katanya.
Ia bahkan mengaku pernah memergoki pelaku yang sedang membongkar paving block pada malam hari.
“Malah kalau malam tuh ya, saya pernah lihat lagi pada nyongkel paving block begini nih,” ungkapnya.
Menurut Eduard, Jalan Kramat Jaya merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan.
Kerusakan trotoar dan pencurian kabel PJU membuat kondisi semakin berbahaya, baik bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan.
“Iya, ini kalau begini pasti biasanya gelap ini kalau malam kak, pasti,” tuturnya.
Di lokasi berbeda, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat ditanya terkait dugaan pencurian kabel penerangan jalan tersebut.
Namun, ia mengaku belum mendapatkan informasi lengkap mengenai kejadian di Jalan Kramat Jaya.
Aksi perusakan fasilitas umum seperti ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan dan kesadaran bersama dalam menjaga ruang publik.
Trotoar dan lampu jalan bukan sekadar infrastruktur, tetapi penopang rasa aman bagi setiap warga yang melintas, terutama saat malam hari.***




