POJOKSATU.ID - Sebanyak 342 petugas haji Indonesia resmi dilepas untuk bertugas di Tanah Suci. Mereka akan melayani jemaah di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara selama musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Pelepasan para petugas dilakukan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Hilman Latief, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Dalam sambutannya, Hilman Latief menyampaikan pesan khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan haji tahun ini.

Baca Juga: Pemerintah Buka Tiga Subsektor Baru Ekonomi Kreatif, Peluang Bisnis di Era Digital Makin Terbuka Lebar

“Pesan Presiden yang disampaikan melalui Menteri Agama dan Kepala Badan Penyelenggara Haji adalah bahwa penyelenggaraan haji harus semakin membaik dari tahun ke tahun,” tegas Hilman.

Hilman mengungkapkan, seluruh petugas yang diberangkatkan adalah yang terbaik dari hasil seleksi ketat.

Dengan jumlah jemaah Indonesia mencapai lebih dari 221 ribu orang, petugas akan dibantu oleh tenaga pendukung lainnya di Arab Saudi.

Baca Juga: Program Gubernur Jawa Barat Tuai Kritik Pedas Dari Psikolog Sampai Produser Joko Anwar Terkait Solusi Kenakalan Remaja

Ia juga mengapresiasi komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Arab Saudi yang akhirnya berhasil menambah kuota petugas haji sesuai permintaan Indonesia.

Tiga Pesan Penting untuk Petugas Haji
Dalam apel pelepasan, Hilman menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh petugas:

1. Dedikasi Penuh untuk Melayani Jemaah
Petugas diingatkan untuk fokus penuh melayani jemaah, bukan untuk memenuhi kepentingan pribadi atau kebutuhan spiritual masing-masing.

"Kepala kelompok harus menjadi pemimpin yang baik dan mampu mendisiplinkan seluruh anggota timnya," pesan Hilman.

Baca Juga: Viral Jenderal Try Sutrisno Dihina Bang Arul, Sehari Berikutnya Mukanya Langsung Pucat Minta Maaf

2. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Kondisi kesehatan yang prima menjadi syarat utama untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah.

3. Menjaga Nama Baik Indonesia
Petugas haji dipandang sebagai duta bangsa. Karena itu, mereka diminta menjaga sikap, perilaku, dan nama baik Indonesia di mata dunia internasional.

"Anda mewakili pemerintah Indonesia, bukan membawa institusi masing-masing. Ini menjadi amal kebajikan bagi bapak dan ibu semua," ujar Hilman.

Baca Juga: Contoh Soal Studi Kasus dan Analisis Data Kimia Hijau IPA SMA Kelas 10: Panduan Lengkap dengan Pembahasan

Persiapan Jemaah Haji 2025
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1446H/2025M, pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi akan dimulai pada 2 Mei 2025.

Tahun ini, Indonesia mendapatkan total kuota sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri dari, 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Baca Juga: Respon Terhadap Pengakuan Waitress yang Mencapnya Sombong, Marion Jola Minta Maaf, Jelaskan Kronologi Peristiwa Itu

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut antara lain, Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Haji (BPH), Teguh Dwi Nugroho, Plt. Inspektur Jenderal Kementerian Agama, Faisal, dan sejumlah pejabat Eselon II dari Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji. ***