POJOKSATU.id, KARAWANG - Musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan warga sekitar Kampung Cibenda, yang terletak di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, mengalami krisis air yang serius.

Dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, warga dengan gigih membuat lubang sumur resapan meski dengan tantangan yang tidak sedikit.

Baca Juga: Polda Jabar Ungap Peredaran Narkoba di Karawang, Ribuan Barang Barang Bukti Diamankam

Salah seorang warga setempat, Aep, mengungkapkan bahwa mereka sekarang harus mengambil air dari sumur resapan yang mereka gali di sungai yang kini telah kering.

Proses pengambilan air ini bukanlah tugas yang mudah, karena lokasi sumur resapan terletak agak jauh dari pemukiman warga.

Baca Juga: Para Aktivis di Karawang Bentuk Presidium Karawang Los: Lawan Oligarki Sistematis

Setiap hari, warga bergantian mengambil air menggunakan jeriken, dan tidak hanya digunakan untuk minum, tetapi juga untuk mandi dan mencuci baju.

"Kami telah mengalami kekeringan selama tiga bulan. Kami merasa terpaksa untuk membuat sumur resapan ini di sungai yang dulunya mengalir. Meskipun sumur ini cukup jauh dari rumah kami, kami harus mengambil air dari sini karena ini adalah satu-satunya sumber air yang kami miliki," ungkap Aep dengan rasa keteguhan, Jumat 25 Agustus 2023.

Baca Juga: Jambul Merah dan Para Aktivis Soroti Hasil Lelang RSUD Rengasdengklok, Siap Audiensi ke Dinkes Karawang

Namun, untuk air minum, warga harus membeli air isi ulang atau bahkan air bersih dengan harga yang terbilang cukup mahal.

Meski demikian, banyak warga yang tetap memilih untuk mengandalkan sumur resapan yang mereka buat sendiri guna memenuhi kebutuhan harian mereka.

Baca Juga: Warga Karawang Tagih Janji Gubernur soal Pencemaran Sungai Cilamaya

Aep menyatakan, "Kami membeli air dalam galon untuk diminum karena air dari sumur resapan tidak cukup jernih. Ada juga warga yang memutuskan untuk membeli air bersih, tetapi harga Rp100 ribu per 1000 liter terasa cukup tinggi bagi kami. Oleh karena itu, kami lebih memilih untuk mengambil air dari sumur resapan meskipun dengan segala keterbatasannya."

Dalam situasi yang sulit ini, Aep berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dapat segera memberikan bantuan berupa air bersih kepada warga Kampung Cibenda.

Baca Juga: Saung Koffie Hideung Karawang: Surga Nongkrong di Atas Awan dengan Pesona Alam yang Mengagumkan

Kekeringan yang telah berlangsung cukup lama ini telah menghambat berbagai aktivitas warga, dan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka.

"Kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan air kepada kami. Kekeringan ini benar-benar telah mengganggu aktivitas sehari-hari kami. Antrian untuk mandi dan mengambil air di sumur resapan menjadi hal yang lumrah. Ketika air di sumur habis, kami bahkan harus menggali lagi dan menunggu hingga air muncul kembali," harap Aep dengan penuh harapan. ***