POJOKSATU.id, KARAWANG — Di balik produktivitas pertanian Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, hadir sosok muda yang perannya tak bisa dianggap sepele: Riki Acil, 20 tahun.

Bukan petani pemilik sawah, Riki justru menjadi tenaga andalan di balik modernisasi sektor pertanian. Ia bekerja sebagai operator traktor, profesi yang menuntut ketelitian dan stamina tinggi.

Di usia yang masih sangat muda, Riki memilih jalur pekerjaan yang jarang dilirik teman sebayanya. Baginya, mengoperasikan alat berat bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya mendorong efisiensi pengolahan lahan di Karawang.

“Orang sering bilang pekerjaan di sawah itu berat dan kotor. Tapi saya justru melihat ada peluang besar di sini,” ucap Riki saat ditemui pada Selasa (18/11/2025).

Ia menambahkan bahwa bantuan alat modern seperti traktor mampu mempercepat proses garap lahan sehingga petani bisa lebih siap menghadapi musim tanam.

Baca Juga: Petani Karawang Tetap Tangguh, Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Nasional

Setiap hari, Riki sudah berada di area persawahan bahkan sebelum cahaya matahari muncul sempurna. Ia memahami kondisi tanah, kebutuhan petani, hingga kecepatan pengolahan lahan yang harus disesuaikan dengan jadwal tanam.

Keahliannya mengoperasikan traktor membuat banyak petani terbantu. Waktu pengolahan lahan menjadi lebih singkat dan hasil tanam dapat lebih optimal. ***