POJOKSATU.id, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Bupati Aep Syaepuloh memberikan dukungan aktif kepada UMKM Juara dengan menyerahkan bantuan langsung.

Penyerahan bantuan berupa alat produksi dilakukan di Aula Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang pada Kamis 11 Januari 2023.

Sebanyak 10 pelaku UMKM asli Karawang, yang merupakan binaan UMKM Juara, menerima bantuan alat produksi guna meningkatkan kapasitas produksi dan mendukung perkembangan UMKM menuju tingkat yang lebih tinggi.

Para pelaku UMKM ini, didampingi oleh Dinkop UKM Kabupaten Karawang yang telah mencapai prestasi, berhasil membawa Kabupaten Karawang meraih peringkat keenam di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Warga Temukan Jasad Perempuan Tergeletak di Pinggir Jalan Karawang

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa pengembangan UMKM menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Karawang dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat.

"Pemda Karawang terus berkonsentrasi pada pengembangan UMKM sebagai skala prioritas untuk memajukan perekonomian masyarakat. Meskipun terlihat kecil, dampaknya sangat besar. Orang-orang tidak menyangka bahwa UMKM seperti penjual basreng memiliki dampak yang signifikan," ujarnya.

Bapak UMKM Karawang, julukan yang diberikan kepada pelaku UMKM tersebut, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima merupakan bentuk apresiasi dari Pemkab Karawang sebagai pengakuan terhadap komitmen dan konsistensi para pelaku UMKM dalam memajukan sektor ini di Kabupaten Karawang.

Baca Juga: Bukan Borobudur, Candi Tertua Ini Luput dari Perhatian, Jadi Wisata Sejarah di Karawang yang Bikin Terkagum-kagum

Ia juga mendorong para pelaku UMKM yang telah mencapai prestasi untuk terus mengembangkan usaha mereka.

Menurutnya, pencapaian saat ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal yang menginspirasi untuk terus berkembang sehingga UMKM Karawang dapat dikenal oleh masyarakat lebih luas.

"Ini hanya tahapan awal. Kita harus tetap konsisten, berkomitmen, dan menjaga keberlanjutan. Setelah mendapatkan dukungan ini, kita tidak boleh berleha-leha. Sebaliknya, hal ini seharusnya menjadi motivasi untuk bersama-sama membuka peluang agar UMKM Karawang dapat menjadi pionir dalam menggerakkan perekonomian masyarakat," paparnya. ***