POJOKSATU.id, KARAWANG – Kunjungan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad), Letjen TNI Erwin Djatniko, ke lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Karawang, menyisakan momen haru dan inspiratif.
Di tengah padatnya agenda pemantauan progres pembangunan infrastruktur desa, Letjen Erwin Djatniko mendapat sambutan antusias dari puluhan siswa SDN 2 Mekarasih. Di antara kerumunan, dua siswi kelas VI, Widia Nurhayati dan Alifah Angeli, memberanikan diri menghampiri sang jenderal.
Dengan penuh rasa ingin tahu, Alifah bertanya, “Pak Jenderal, bagaimana cara menjadi tentara wanita?” Pertanyaan polos namun penuh semangat ini sontak membuat Letjen TNI Erwin Djatniko terhenti dan tersenyum.
Mantan Pangdam III Siliwangi itu kemudian menyempatkan diri berdialog hangat dengan kedua siswi tersebut. Ia memberikan motivasi dan nasihat yang sederhana namun sarat makna.
“Kesehatan dan kebersihan gigi harus dijaga. Disiplin itu penting. Teruslah belajar dan rajin berolahraga agar tubuh tetap sehat,” pesan Letjen Erwin dengan nada kebapakan.
Baca Juga: TMMD ke-124 Kodim 0604 Karawang Bangun Infrastruktur dan Tingkatkan Layanan Warga Banyusari
Momen singkat ini menjadi bukti bahwa program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga membawa dampak sosial dan humanis yang kuat.
Kehadiran jenderal bintang tiga yang bersedia mendengarkan dan memotivasi anak-anak desa menjadi simbol kepedulian TNI terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Kisah Widia dan Alifah yang bercita-cita menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) kini menjadi inspirasi, bahwa harapan dan semangat juang bisa tumbuh di mana saja, bahkan di pelosok desa.
TMMD bukan hanya soal membangun jalan dan jembatan, tetapi juga membangun mimpi dan masa depan anak-anak bangsa. ***




