POJOKSATU.id, JEMBER – Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, membawa angin segar bagi perputaran ekonomi warga setempat.

Koperasi ini dirancang secara khusus untuk menjadi motor penggerak sekaligus penguat kemandirian ekonomi di tingkat desa.

Dengan beroperasinya fasilitas ini, seluruh transaksi jual-beli warga diharapkan dapat berjalan secara mandiri, saling menguatkan, dan memberikan manfaat finansial yang langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Dikebut, 15 Desember Jadi Garis Finish, DPR Pertaruhkan Kredibilitas

Mewakili Camat Puger Beny Armindo Ginting, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum dan Kepegawaian Kecamatan Puger, Suprih Nurhadi, menjelaskan bahwa kehadiran KDMP memutus ketergantungan warga terhadap pusat-pusat ekonomi yang jaraknya jauh.

Kini, segala kebutuhan pokok, pasokan barang, hingga penyerapan hasil produksi warga mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga hasil laut dapat disalurkan dan diperdagangkan langsung di dalam desa.

"Transaksi ekonomi menjadi berputar di tempat. Uang beredar dan tetap bermanfaat bagi warga desa, bukan mengalir ke luar," ujar Suprih, Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga: Warga Pejompongan Desak Kematian Bambang Diusut Tuntas, Teriaki Gubernur DKI Saat Melayat

Ia menambahkan, keberadaan KDMP akan membuat ekosistem niaga berjalan secara tempatan atau terpusat di ranah lokal.

"Apa yang warga hasilkan di desa bisa dijual dan dipakai oleh warga di desa juga. Semua kebutuhan tersedia di sini dan semua keuntungan tetap bermanfaat untuk kita semua," tegasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Desa (Sekdes) Mojomulyo, Doni Febrian, menyoroti keunggulan geografis dari fasilitas perekonomian milik desa tersebut.

Baca Juga: Arsip Kemendikdasmen Diserahkan ke ANRI, Jadi Sumber Belajar dan Sejarah Bangsa

Menurut Doni, letak bangunan koperasi sangat strategis.

Selain berada dekat dengan kawasan permukiman warga, lokasinya juga berhadapan langsung dengan akses Jalur Lintas Selatan (JLS).

Kondisi tersebut membuka peluang ekspansi yang cukup besar bagi KDMP.

Ke depannya, koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sentra ekonomi warga desa, tetapi juga sangat berpotensi dikembangkan menjadi rest area atau tempat istirahat yang nyaman bagi para pengguna jalan.

 Baca Juga: Dua Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo 27 Agustus, Satu Tewas Satu Lagi Luka Parah

Doni menilai, posisinya yang persis di tepi jalur sibuk JLS bisa menjadi magnet bagi siapa saja yang melintas di kawasan Jember selatan.

"Para pengendara sepeda motor, pengemudi truk, bus, maupun wisatawan yang melintasi JLS dapat berhenti sejenak untuk beristirahat," jelas Doni.

Lebih dari sekadar tempat singgah, fasilitas ini nantinya akan menjadi etalase hidup bagi UMKM lokal.

Baca Juga: Mengenal SKPI, Dokumen Pendamping Ijazah yang Bisa Bantu Saat Cari Kerja

Wisatawan yang mampir bisa membeli kebutuhan perjalanan, menikmati suasana desa, hingga memboyong produk-produk khas buatan warga Desa Mojomulyo sebagai buah tangan. ***