POJOKSATU.id, JEMBER - Warga di sekitar aliran Sungai Gladak Kembar, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pemuda pada Jumat (21/8/2026) malam.
Pemuda malang bernama Riki Ridwan Saputra (25) itu dievakuasi dalam kondisi tidak bernyawa usai dilaporkan hilang terseret arus saat sedang mandi di sungai tersebut.
Kejadian nahas ini bermula saat korban yang tercatat sebagai warga Jalan Kaca Piring 3, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang itu, tengah asyik mandi di sungai bersama seorang temannya sekitar pukul 12.00 WIB.
Baca Juga: Meriahkan HUT RI, Bupati dan ASN Karawang Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT
Dua jam berselang, rekan korban memilih untuk mentas dan pulang lebih dulu, meninggalkan Riki yang masih ingin berendam.
Kejanggalan mulai terasa ketika korban tak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 15.00 WIB.
Merasa penasaran dan khawatir, teman korban akhirnya memutuskan untuk kembali mengecek ke lokasi pemandian.
Baca Juga: TNI Makin 'Kuasai' Ruang Sipil, BRIN Ingatkan Batas Kekuasaan Reformasi Militer Belum Tuntas
Nahas, setibanya di sungai, Riki sudah tidak terlihat keberadaannya.
Di pinggir sungai, sang teman hanya mendapati pakaian milik korban yang tergeletak begitu saja, yang kemudian menjadi petunjuk awal insiden hilangnya pemuda tersebut.
Insiden hilangnya Riki ini pun segera dilaporkan ke pihak berwajib.
Baca Juga: Bukan cuma Karhutla, Sungai Kapuas Surut Air Laut Masuk Ancam Air Bersih Warga Kalbar
Laporan resmi dari Polres Jember baru masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember pada malam harinya, tepatnya pukul 22.20 WIB.
Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menegaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) menuju lokasi kejadian untuk menggelar Operasi Search and Rescue (SAR).
"Tim TRC BPBD dan unsur gabungan tiba di lokasi pukul 22.35 WIB dan langsung melakukan penyisiran," ungkap Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).
Penyisiran di gelapnya malam itu ternyata tidak memakan waktu lama.
Hanya berselang dua menit usai tiba di lokasi, atau sekitar pukul 22.37 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan tubuh korban.
Sayangnya, pemuda malang tersebut dievakuasi dari dalam air sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Usai dievakuasi, petugas bergegas membawa jasad korban ke rumah sakit terdekat untuk keperluan pemeriksaan.
"Sekitar pukul 23.15 WIB, jenazah korban dibawa ke RSD dr. Soebandi Jember untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," tutur Edy menambahkan.
Baca Juga: BRT dan Trotoar Bandung Dikebut, DPRD Ingatkan Jangan Sampai Warga Jadi Korban Macet
Sebagai informasi, operasi pencarian yang berjalan lancar tanpa kendala berarti ini melibatkan sinergi solid dari berbagai unsur.
Di antaranya personel BPBD Kabupaten Jember, Pos SAR Basarnas, Polres Jember, anggota Koramil setempat, serta partisipasi aktif dari warga sekitar. ***



