POJOKSATU.id, AKTRIS Wanda Hamidah mengkritik keras pengelola Masjid Istiqlal terkait beredarnya selebaran undangan untuk menghadiri seminar dengan pembicara Dr Ari Gordon, tokoh Yahudi yangb juga Director of Muslim Jewish Relation dan American Jewish Commitee (AJC).

Wanda Hamidah mengunggah undangan itu di akun Instagram-nya. Di selebaran itu, terlihat wajah Dr Ari Gordon dengan tema seminar 'Relation Among Abrahamic Religious Communitied in History and Today',yang dijadwalkan pada Rabu, 17 Juli 2024.

Wanda Hamidah menilai Dr Ari Gordon adalah zionis. Dan, di tengah genosida terhadap warga Gaza, Palestina, sangat tidak wajar pengelola Masjid Istiqlal menggelar seminar tersebut.

Baca Juga: Kritik Keras 5 Pemuda NU Temui Presiden Israel, Ustaz Felix Siauw : Menjijikkan Secara Kemanusiaan

Mantan istri Cyril Raoul Hakim ini merekap berbagai kontroversi pengelola Masjid Istiqlal, yang sebelumnya juga pernah bekerja sama dengan brand yang diboikot karena terafiliasi dengan Israel.

"Kemarin terima sumbangan Danone, Unilever , McDonald's , etc yang notabenenya adalah produk-produk yang terafiliasi IsraHELL. Kemarin 'ulama' nya duduk manis sama Presiden Israhell. Hari ini undang Zionist jadi pembicara. Mohon penjelasannya @masjidistiqlal.official @muipusat," tuturnya dikutip Pojoksatu.id, dari laman Instagram-nya, Kamis, 18 Juli 2024.

Pemeran dalam film 'Dear Love' merasa sebagai rakyat Indonesia yang dianggap bodoh gegara adanya seminar itu.

Baca Juga: Terungkap Misi Lima Tokoh Muda NU Bertemu Presiden Israel, Bawa-bawa Nama Gus Dur, Bhineka Tunggal Ika, Sama Sekali Tidak Menyinggung soal Palestina

"Dari Al Faqir. Kita rakyat dianggap bodoh benar ya. Apa cuma saya yang sedih, malu dan marah baca ini?," tukasnya.

Sementara itu, Dr Ari Gordon meski dikenal sebagai Yahudi, namun rekam jejaknya pernah menyiratkan keberpihakannya terhadap penjajahan rakyat Palestina.

Salah satu cuitan Ari pernah di-capture netizen karena me-tweet unggahan American Jewish Committee tentang 7 Oktober 2023.

“Mendukung Palestina bukan berarti harus menurunkan empati untuk orang Israel yang terbunuh oleh Hamas,” tulis akun itu.

Netizen menilai tindakannya itu memperjelas keberpihakannya terhadap Israel. Ditambah cuitan lain mengungkapkan bahwa anti zionisme berarti anti semitisme.

Baca Juga: Mobilnya Setahun Tak Dikembalikan, Kimberly Ryder Laporkan Sang Suami Edward Akbar ke Polres Jaksel

Pun demikian, kedatangan Dr Ari Gordon ke Masjid Istiqlal bukan yang pertama. Pada Mei 2023, dia juga hadir sebagai narasumber dalam International Panel Discussion Cross-Cultural Religious Literacy (CCRL) bertemakan “Islamophobia and Antisemitism in The World” yang diadakan oleh Masjid Istiqlal bekerja sama dengan Institut Leimena di Aula Al Fattah Masjid Istiqlal.

Ari Gordon sendiri dikenal karena memimpin proyek Muslim Jewish Advisory Council (MJAC), yaitu suatu kelompok kerja sama Islam dan Yahudi demi kebaikan kedua komunitas di AS. MJAC tidak hanya melibatkan para tokoh agama seperti imam dan Rabi, tetapi juga CEO Islam dan Yahudi, serta para pengambil kebijakan di AS.  ***