POJOKSATU.id, MENINGGALNYA Mpok Alpa masih menyisakan duka mendalam bagi dunia hiburan tanah air, terutama keluarga besarnya. Sang suami, Ajie Darmaji mengungkapkan sang istri menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang sembuh dari kanker payudara.
Pria yang akrab disapa Idung tersebut menjelaskan kanker payudara yang diderita Mpok Alpa benar-benar menganggu kesehatan istrinya setelah melahirkan bayi kembar mereka, Oktober 2024.
"Betul kanker payudara (penyebab meninggal Mpok Alpa). Baru dianalisa, dan benar-benar kelihatan habis melahirkan, merasakannya setelah melahirkan," ujarnya dilansir Sabtu, 16 Agustus 2025.
Baca Juga: Perjalanan Karir Mpok Alpa : Dari Curhatan Ingin ke Alfamart hingga Jadi Sahabat Raffi Ahmad
Disebutkannya, awalnya muncul benjolan di payudara di tubuh Nina Carolina-nama asli Mpok Alpa itu disangka hal normal bagi ibu menyusui. Namun, makin lama membesar dan sakit.
"Kirain kantungan susu, lama-lama makin sakit," sambungnya.
Pihaknya mengambil tindakan cepat dan benjolan itu mengecil. Tapi, ternyata telah menjalar ke paru-paru dan membuat Mpok Alpa kesulitan bernafas dan mengalami batuk sampai sebulan.
"Alhamdulillah mengecil, tapi nyerangnya ke paru, kecil tapi menyebar. Awalnya sudah banyak perkembangan, disinar sampai 12 kali. Makin ke sini, nafasnya makin berat," jelasnya.
Saat itu, Idung yang juga manajer Mpok Alpa mengungkapkan istrinya meminta agar orang lain tidak perlu tahu sakit yang dideritanya.
"Orangnya enggak bisa diam, dipublikasikan juga enggak mau, (dia bilang) kalau bisa sendiri, sendiri aja. Dia begitu prinsipnya," sebutnya.
Namun, kondisi Mpok Alpa memburuk hingga dirawat di rumah sakit. Jelang meninggal dunia, Mpok Alpa makin sulit bernafas. Bahkan, dia meminta agar alat bantu pernafasannya dilepas karena merasa sudah tidak sanggup lagi.
"Pa ini copotin, mama sudah enggak kuat', subuh makin ke kaki dingin, sudah mulai gelisah tidurnya. Panggil suster, dia sesak, jadi diganti oksigen lebih besar," kenangnya.
Baca Juga: 7 Tips Licik tapi Halal Panjat Pinang Strategi Kocak Bikin Kamu Lebih Cepat Rebut Hadiah Agustusan
"Jam 08.00, setiap mau diselimuti dibuang, sudah enggak mau ngomong, cuma bilang nafas sudah di sini (tunjuk leher). Saya tuntun baca (syahadat) sampai Allah merem, sudah habis (meninggal)," sambungnya.
Idung memanggil dokter untuk memastikan kondisi istrinya. "Dokter mastikan ternyata sudah enggak ada. "Saya panik, lemas," ujar Idung yang sebulan penuh ini mendampingi Mpok Alpa di rumah sakit.
Berharap Bisa Merawat Keempat Anak
Mpok Alpa menghembuskan nafas di usia 38 tahun, meninggalkan empat orang anak termasuk si kembar Raffi dan Raffi yang masih berusaha 10 bulan.
Si kembar ini dirawat oleh kakaknya Mpok Alpa selama dirinya berada di rumah sakit.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Idung berharap bisa merawat keempatnya layaknya saat sang istri masih ada. "Enggak tega, emaknya sudah enggak ada. Seorang ibu merawat empat anak bisa, hebat, tapi seorang bapak sulit. Saya berdoa semoga bisa merawat empat anak," pungkasnya. ***

