POJOKSATU.id - Aktor Korea Selatan Jo Jin Woong secara resmi mengumumkan, bahwa ia menghentikan semua kegiatan dan mengakhiri kariernya sebagai aktor.

Ini dilakukan Jo Jin Woong menyusul terungkapnya skandal masa lalu dengan tuduhan kasus kriminal serius yang diduga terjadi saat ia masih remaja. Dimana dia, diduga terlibat perampokan dengan kekerasan.

Lewat pernyataan tertulisnya, Jo Jin Woong meminta maaf dan menerima segala hujatan dan kritikan yang saat ini menghujaninya.

“Saya dengan rendah hati menerima semua kritik yang diberikan. Mulai hari ini, saya menghentikan semua kegiatan dan mengakhiri karier saya sebagai aktor,” tulis Jo dilansir, Sabtu, 6 Desember 2025.

Baca Juga: Saksikan Langsung Kondisi Mengerikan Dampak Banjir di Aceh Tamiang, Zaskia Adya: Puas Kalian Menggundulkan Hutan! Bisa Tidur Nyenyak?

Ia juga meminta maaf kepada publik dan semua orang yang pernah mendukungnya atas “masa lalu saya yang tidak baik.”

"Saya percaya ini adalah tanggung jawab dan tugas yang harus saya tanggung atas kesalahan masa lalu saya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk merenungkan diri dan berdiri tegak sebagai manusia. Sekali lagi, saya dengan tulus meminta maaf," tuturnya.

Tuduhan terhadap Jo muncul setelah media hiburan Korea Dispatch merilis laporan yang menyebut bahwa Jo, dengan nama lahir Jo Won‑jun, semasa SMA terlibat kelompok remaja yang mencuri kendaraan, mengendarainya tanpa izin, serta melakukan perampokan dan kekerasan seksual.

Dia disebutkan menjalani persidangan sekira tahun 1994, dan sempat mendekam di pusat penahanan remaja.

Baca Juga: Untuk Pulihkan Psikologis Para Korban Bencana Sumatera, Komunitas Hipnotis Indonesia Siap Diterjunkan

Selain itu, laporan yang sama mengklaim bahwa Jo beberapa kali mengganti identitas — termasuk menggunakan nama ayahnya sebagai nama panggung — sebagai upaya untuk “menyembunyikan masa lalunya.”

Agensi Jo — Saram Entertainment — menyatakan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi bahwa sang aktor memang melakukan “tindakan keliru” sewaktu masih di bawah umur, tetapi mereka membantah tuduhan kekerasan seksual.

Agensi memberi penekanan bahwa fakta hukum atas tuduhan itu sudah selesai lebih dari 30 tahun lalu, dan sulit untuk memverifikasi kembali secara menyeluruh.

Menurut Saram Entertainment, penggunaan nama “Jo Jinwoong” bukan merupakan upaya menyembunyikan masa lalu kriminal, melainkan keputusan pribadi Jo saat memulai karier di dunia akting.

Baca Juga: 12 Hari Terjebak Longsor di Lintas Sibolga–Simpang Rampah, Belasan Pengendara Bertahan Makan Seadanya

Aktor kelahiran 1976 memulai karier di dunia teater, lalu debut layar lebar pada 2004 lewat film Once Upon a Time in High School.

Selain itu, ia dikenal lewat perannya di serial Signal — dan kini penayangan sekuel yang sedang ditunggu, Signal 2, berada di ambang ketidakpastian gegara kasus ini.

Signal adalah drama investigasi yang mengisahkan detektif dari masa lalu dan masa kini yang terhubung melalui transmisi radio misterius.

Dengan alat komunikasi ini, mereka bekerja sama untuk mengungkap kasus-kasus lama yang belum terpecahkan.

Konsep unik ini berhasil menarik perhatian banyak penonton dan menjadikannya salah satu K-drama terbaik di genre kriminal.

Baca Juga: DIBUTUHKAN 141 FORMASI, Segera UI Buka Lowongan Dosen Tetap Non PNS 2025, Simak SYARAT AKADEMIK, Jadwal dan Cara Daftar

Di drama yang tayang eksklusif di tvN ini, Jo Jin Woong memerankan karakter Lee Jae Han.

Sekuel Signal, yang telah selesai syuting tahun ini dan dijadwalkan tayang 2026, kini menghadapi krisis setelah skandal ini muncul ke publik.

Banyak penggemar dan netizen mempertanyakan apakah proyek 'Signal 2' tersebut akan tetap berjalan atau dibatalkan setelah kasus Jo Jin Woong mencuat. ***