POJOKSATU.id - "Tamako Love Story" menampilkan kisah menggemaskan dua sejoli sesama penjual mochi yang saling jatuh cinta.

Film anime Tamako Love Story menjadi kelanjutan dari serial televisi "Tamako Market" yang terdiri dari 12 episode.

Dengan durasi 83 menit, film ini masih disutradarai oleh Naoko Yamada dan diproduksi oleh Kyoto Animation. Berikut adalah sinopsis singkatnya:

Film ini berlatar di distrik perbelanjaan Usagiyama, tempat tinggal keluarga Kitashirakawa.

Baca Juga: Romansa Anime Semanis Judulnya! Sugar Apple Fairy Tale, Kisah Asmara Pengrajin Permen dan Sang Peri

Ceritanya berfokus pada Tamako Kitashirakawa, seorang siswi SMA yang tinggal di toko mochi keluarganya.

Tak jauh dari tempatnya, ada keluarga Mochizou Ooji yang menjual mochi, dan Mochizou adalah orang yang disukai oleh Tamako.

Tamako telah tumbuh lebih dewasa setelah kisah romantis di musim semi tersebut.

Ia mulai menyadari perasaan sukanya terhadap Mochizou Ooji, teman baiknya sejak kecil.

Baca Juga: Sinopsis Anime Terlalu Seru Alice To Therese No Maboroshi Koujou Karya Asli Studio MAPPA

Namun, Mochizou telah memutuskan untuk melanjutkan studinya di luar kota setelah lulus SMA demi menjadi pembuat film terkenal.

Tidak dapat menahan Mochizou untuk mengejar mimpinya, Tamako harus menghadapi pertanyaan sulit tentang perasaannya.

Saat Tamako mencoba menjalani kehidupan sehari-hari, perasaan cintanya semakin mendalam, tetapi dia kesulitan mengungkapkannya.

Pada saat yang sama, Mochizou berjuang untuk memberi tahu Tamako tentang keputusannya untuk pergi ke luar kota.

Konflik internal ini menciptakan ketegangan emosional di antara keduanya.

Baca Juga: Park Eun Bin sebagai Sosok Pantang Menyerah untuk Jadi Penyanyi dalam Sinopsis Drama Korea Castaway Diva

Hubungan Tamako dan Mochizou menjadi semakin rumit dengan kehadiran teman-teman mereka seperti Midori dan Kanna.

Pertemanan mereka ikut memengaruhi dinamika percintaan, sementara keluarga Kitashirakawa memberikan dukungan dan nasehat kepada Tamako di tengah ketidakpastian masa depannya.

Dalam perjalanan mengungkapkan perasaan cinta mereka, Tamako terus-menerus mendapatkan halangan untuk mengungkapkan perasaannya.

Akankah Mochizou pergi ke Tokyo tanpa memberitahu Tamako akan kepergiannya?

Apakah Tamako bisa mengungkapkan perasaannya kepada Mochizou tepat waktu?***