POJOKSATU.id, PENGUSAHA dan pengurus Mualaf Center, Hanny Kristianto langsung merespon permintaan maaf Shella Saukia, pemilik SS Travel yang berangkatkan Isa Zega umrah.
Hanny Kristianto berencana mencabut laporan polisi yang dilayangkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan terhadap SS Travel.
Hal itu diungkapkan Hanny di laman Instagram-nya, tak salam setelah Shella Saukia mengunggah video permintaan maaf, Jumat malam, 29 November 2024.
"Alhamdulillah @achmadfitra.zk @shellasaukiaofficial owner @sstravelindonesia sudah meminta maaf dan menyadari kesalahan dan kekhilafan mereka. Maka kita juga wajib memaafkan orang lain," tulisnya.
Dia memaafkan sebagaimana kita juga ingin dimaafkan, diampuni oleh Allah SWT jika berbuat salah dan khilaf.
"Kita tunggu beberapa hari, meski saya tidak kenal.. in syaa Allah laporan polisi terhadap @sstravelindonesia akan saya cabut, melalui team pengacara yang mewakili saya: @glenndanielpoerba dan @ladautetlageni jika benar-benar menyadari kesalahannya," tuturnya.
Dia mendoakan SS Travel dan Shella Saukia diberi hidayah Allah SWT. "Benar-benar menjauhi larangan Allah dan taat pada perintah Allah, bagaimana seharusnya bersikap pada orang yang dilaknat Allah bahkan masih menista agama," ungkapnya.
Pun, demikian, dia memastikan laporan terhadap Isa Zega akan tetap berjalan.
"Saya ada dua LP di @polisijaksel (Sahrul alias Isa Zega) dan @bareskrim.polri (SS Travel). Fokus LP Sahrul, in syaa Allah lanjut," tegasnya.
Ini lantaran transgender itu tidak merasa bersalan mengenakan gamis dan hijab syari dan berbaur dengan kaum hawa di Tanah Suci, meski banyak kritikan.
"Sudah diberi saran dan nasehat, malah tetap menodai tempat-teman suci: Raudah, Masjidil Nabawi, Masjidil Haram," sebutnya.
"Malah menantang: hukum dan syariat Islam, petunjuk ulama², anggota dewan utusan khusus presiden @prabowo bahkan menyalahkan negara," lanjutnya.
MENYALAHKAN NEGARA
Dia juga berharap laporan pihak lain terhadap Isa Zega terus berjalan.
"Cc @muipusat @gusmiftah, Pak @mufti.anam, Bang @derrysulaiman dan masih banyak nama tidak cukup disebut semua disini, juga semua yang membuat LP di beberapa kota semangat jalan terus karena Allah," tukasnya.
Hanny juga mengingatkan tausiah Ustaz Adi Hidayat bahwa 'jangan pernah membantu dan menfasilitasi orang yang jelas-jelas menista agama, memusuhi syariat Islam, menantang, menghina Allah dan nabi di Tanah Suci, dsb'.
"Karena orang ini jelas-jelas dilaknat Allah dan Nabi. Setiap dosa yang diancam laknat Allah dan Rasul-Nya, adalah dosa besar," pungkasnya. ***

