POJOKSATU.id, AKTRIS Kimberly Ryder mencurahkan kesedihannya tentang kondisi anak-anaknya yang terpaksa menggunakan transportasi umum, padahal dirinya punya mobil.

Ya, mobil yang diduga digelapkan suaminya Edward Akbar. Namun, kendaraan itu tidak diketahui keberadaannya hingga Kimberly Ryder melakukan gugatan.

Kimberly Ryder lewat Instagram Story-nya, Senin malam, 19 Agustus 2024, mengunggah foto kedua anaknya duduk di pinggir jalan, sambil menunggu kendaaran Bajaj untuk pulang ke rumah.

"Anak-anak baru selesai les, Maghrib-Maghrib nunggu pinggir jalan buat jemputan, padahal ada mobil tapi enggak tahu dimana," tulisnya.

Baca Juga: Santai Dituding Tak Suka Cewek, Ricky Cuaca : Emang Gua Ngondek Banget di depan Mata Lo?

Dia berharap kelak bisa membeli mobil baru agar anak-anaknya tak lagi menunggu di pinggir jalan.

"Sedih pengen nangis, apalagi pas banget fotonya Aisyah lagi nguap, sabar ya. Insya Allah momma bentar lagi beliin mobil," ungkapnya.

Seperti diketahui, Edward Akbar membantah menggelapkan mobil, dengan alasan itu harta Bersama karena didapat saat dirinya dan Kimberly Ryder sudah menikah.

Namun, dia tak menjelaskan dimana keberadaan dua unit mobil yang digugat istrinya.

Soal tudingan pelit karena beberapa bukti memperlakukan istri dan anaknya tak layak, Edwards mengatakan mengajarkan hidup sederhana pada anak-anaknya.

Baca Juga: Akui Putus dari Salim Nauderer, Rachel Vennya Bantah Penyebabnya Orang Ketiga

"Saya juga naik sepeda, nggak apa kok buat daya juang anak-anak di masa depan," ujarnya kepada wartawan beberapa Waktu lalu.

Sementara itu, keseriusan Kimberly Ryder untuk bercerai ditolak Edward.

Padahal, istrinya telah memberikan permintaan nafkah yang sangat-sangat ringan yaitu Rp5 ribu.

"Mediasi sudah selesai, sudah tanda tangan. Pokoknya tidak ada yang setuju. Dari aku menggugat cerai, dia tidak setuju, masih mau mempertahankan. Nafkah anak tidak setuju, nafkah iddah tidak setuju, semuanya pokoknya tidak setuju saja," ungkap Kimberly saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, kepada wartawan beberapa hari lalu. ***