POJOKSATU.id, PESINETRON Anrez Adelio menanggapi santai berbagai hujatan yang diterimanya usai menyoal kekalahan tim nasional (Timnas) Indonesia dari Jepang dalam laga terakhir Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Anrez Adelio menilai apa yang disuarakannya soal Timnas Indonesia hanyalah bagian dari kritik. Dan, dia merasa hujatan yang diterimanya sebagai 'wajah' oknum suporter sepak bola yang memiliki SDM rendah.

Baginya, sikap oknum suporter yang tak terima timnas dikritik hanya akan menghambat laju Timnas ke level yang lebih tinggi.

"Kritik dianggap membenci, fanatisme berlebihan dan buat realita, miris banget mentalitas kayak gini, mau ada di panggung dunia?," tulisnya di Instagram Story-nya dikutip Pojoksatu.id, Kamis, 12 Juni 2025.

Baca Juga: Olok-olok Skuat Timnas Indonesia usai Kalah Telak dari Jepang, Anrez Adelio : Habis Dikasih Rolex Mainnya pada Jelek

"Selama masih menerapkan anti kritik, jangan harap akan maju kualitas SDM suporter super rendah," sambungnya.

Dia juga menunjukkan berbagai pesan Instagram alias DM yang menyasarnya. Salah satunya dirinya dicap tidak mengerti bola.

Anrez bukannya marah, melainkan malah me-roasting pemilik akun yang mengirimkan pesan itu.

"Maaf nih mas si paling ngerti bola, sebelum marah dan supaya kelihatan mas paling paham bola, itu kaos kaki sama jersey warnya akur dulu aja, jangan belang-belang enggak nyambung. Selebrasi Messi-nya sudah mirip kok, cuma kaos kaki sama jersey aja kurang pas pemilihan warnanya," responnya.

Baca Juga: Polisi Beberkan Kronologi Kasus Perdagangan Anak, Begini Modusnya

Hingga kini, berbagai komentar di Instagram Anrez masih berisi berbagai sindiran dan hujatan dari netizen.

Sebelumnya, Anrez Adelio menuliskan kata-kata yang cukup menohok di Instagram Story-nya tentang kekalahan telak Timnas Indonesia di laga yang berlangsung di Stadion Suita, Osaka, Jepang.

Menurut Anrez Adelio, dengan skuat berisi mayoritas pemain naturalisasi, Indonesia tak pantas setidak berdaya itu melawan itu terhadap Jepang.

"Baru lawan Jepang segini kucar kacirnya, buset. Kalau isinya full pemian Indo sih enggak apa-apa banget, ini naturalisasi dengan embel-embel main di Eropa loh," tulis artis kelahiran 16 April 1997 ini.

Baca Juga: BELUM Terlambat! Lulusan PPG Prajabatan yang Ingin Cepat Diangkat Jadi PPPK Bisa Langsung Ikuti Arahan Kemendikdasmen Berikut Ini!

Selanjutnya, dia menyinggung pemain naturalisasi di skuat Indonesia adalah pemain lapis empat yang dipilih karena memang tidak bisa masuk skuat Timnas Belanda.

"Jadi ingat statement orang KNVB yang bilang, semua pemain yang dinaturalisasi Indonesia, karena dia enggak dapat kesempatan main untuk Belanda, karena mereka cuma pemain lapis 4/5 di kelas Eropa. Tapi di sini, malah dituhankan banget," sentilnya.

Tak hanya skuat Garuda yang disentilnya, tapi juga Pelatih Patrick Kluivert. "Formasinya 5-4-1, ini jelas super bertahan dan cuma berharap seri, tapi dengan jumlah pemain bertahan sebanyak itu saja sudah jadi lumbung gol," tukasnya.

"Strategi apaan ini woi? Pemain sama pelatihnya cocok memang," sambungnya.

Baca Juga: Kronologi Oknum Guru Honorer MTs di Serang Cabuli Siswi, Korban Lapor Polisi Gegara Takut Hamil

Dan, di penghujung postingannya, Anrez menyindir soal hadiah jam mewah dari Presiden Prabowo ke skuat Timnas Indonesia usai mengalahkan China.

"Habis dikasih Rolex mainnya pada jelex," tandas pemain sinetron 'Anak Jalanan' itu. ***