POJOKSATU.id, ROMBONGAN artis dan aktivis kemanusiaan asal Indonesia terpaksa pulang ke Tanah Air setelah gagal melaksanakan 'Long March to Gaza'. Ini terjadi setelah Pemerintah Mesir tidak memberikan akses apapun.
Para artis, Ratna Galih, Wanda Hamidah, Zaskia Adya Mecca yang ikut dalam rombongan misi 'Long March to Gaza' mengabarkan kepulangan ke Indonesia, dan memastikan keputusan mereka di awal benar adanya.
Ratna Galih dalam Instagram-nya, Selasa, 17 Juni 2025, menjelaskan, meski rencana jalan menuju Gaza tidak terealiasi, namun keberanian mereka akan tercatat.
"Walaupun ujung-ujungnya tidak terealisasi karena tindakan preventif pemerintah Mesir untuk menjaga kondusivitas negaranya, tapi selamanya keberanin kalian akan tercatat. Terima kasih sudah berani berbuat walaupun dengan resiko yang pahit," tulisnya.
Ratna mengungakkan, terlepas segala ikhtiar mereka, penyelanggara pusat, Global March belum bisa ter realisasikan. Namun cukup menjadi bukti bahwa dunia peduli, rakyat sipil pun sudah siap bertindak apabila otoritas mengizinkan dan meminta.
"InshaAllah ini yg terbaik, usaha kami tidak akan berhenti, karena ini hanya awal mula dari “persatuan muslim” dari segala kalangan yg sudah mulai terbentuk. Ibu-ibu, ayah mahasiswa," tuturnya.
Baca Juga: Berikut Daftar 11 Tuntutan Komardin Soal Ijazah Jokowi yang Ditolak UGM, Dikaitkan Dokumen Pribadi
Begitu juga ungkapan Wanda Hamidah, yang sangat berterima kasih kepada sesama rombongan, yang berani berangkat, meski tidak sesuai rencana akhir.
"Di antara teman-teman ada yang dalam keadaan hamil besar, sakit, musibah, namun rela meninggalkan keluarga dan pekerjaannya dalam perjalanan ini ????
Demi membuka mata hati kita semua bahwa yang dilakukan Isriwil adalah sebuah kebiadaban," ungkapnya.
Wanda menegaskan tidak akan pernah diam apalagi menormalisasi penderitaan warga Palestina yang menjadi korban genosida Israel.
"Bayi-bayi tanpa kepala, seorang anak yang mengayuh sepeda membawa mayit ayahnya, seorang ibu yang kehilangan 9 anaknya, seorang ayah yang mengais-ngais sampah untuk memberi makan keluarganya balita-balita yang diamputasi kaki dan tangannya. We will speak louder, do harder, coz Gaza deserves it!," bebernya.
Dia juga memastikan kegagalan Long March to Gaza hanyalah awal bukan akhir perjuangan mereka menyuarakan tentang Gaza.
"This is not the the end, it only has begun. Let's all united for Gaza!," serunya.
Zaskia Adya Mecca juga mengabarkan telah kembali ke keluarganya dan bertemu dengan anak-anaknya.
Sama seperti teman-temannya, dia menegaskan mereka akan terus bergerak demi Gaza, Palestina.
Baca Juga: Trump Mulai Terlibat Perang Israel vs Iran, Serukan Warga Teheran Evakuasi, Tinggalkan Acara G7
"Tidak hanya kami yang gagal ke titik pertemuan, tapi keseluruhan Long March pun enggak berhasil diadakan. Tapi suara yang terdengar, orang-orang yang merapat, semua sudah membuat kami merasa sukses," tegsnya. ***

