POJOKSATU.id, SEBANYAK 10 artis dan aktivis kemanusiaan Indonesia (Zaskia Adya Mecca dkk) yang ikut dalam Global March to Gaza, tertahan di Kairo, Mesir, hingga tujuan masuk ke Palestina terhadang.

Kondisi Zaskia Adya Mecca dkk ini pertama sempat dikabarkan Ustaz Abdul Somad lewat postingan Instagram-nya. "10 orang dari Indonesia ketahan di Kairo, karena kita sudah ditempel polisi yang esscort kita minimal 1 minggu ke depan," unggahnya.

Ustaz Abdul Somad mengunggah kondisi tersebut, karena kalau rombongan Global March to Gaza akan mendapat sanksi dari pemerintah Mesir.

Baca Juga: Perang Israel vs Iran Guncang Ekonomi Global, Harga Minyak Dunia Melonjak Jika Selat Hormuz Diblokade

"Kalau kita yang post resiko ditahan, jadi butuh orang-orang Indonesia yang bantu ramein kondisi di sini. Karena kami di sini dipantau sosmed kami dan polisi ikutin pergerakan kita terus," sambung pesan tersebut.

Zaskia sendiri memang tampak menahan diri membagikan kondisi mereka di Kairo. Namun, beberapa postingannya mengisyaratkan hilangnya kebebasan.

"Sedang diajarkan rasanya hilang kebebasan, enggak enak banget, marah, enggak terima, energi sampai habis, padahal baru dua hari diginiiin, apa kabar saudara-saudara kita di Palestina," tulisnya, Minggu, 15 Juni 2025.

Baca Juga: Aktivitas di Medsos Jauh Berkurang, Zaskia Adya Mecca Akui Kejadian 7 Oktober 2023 Berpengaruh Besar dalam Kehidupannya

Dia menegaskan, setiap langkah yang terus dihalangi dalam perjalanan mereka akan melahirkan seribu langkah baru.

Dan, ketika satu suara dibungkam, justru akan menumbuhkan banyaknya suara bahkan teriakan yang akan berseru lebih lantang.

"Saat ini bukan perkara hasil tapi bergerak melakukan ikhtiar dan doa yang bisa mengubah mustahil menjadi berhasil. Jika bukan sekarang maka suatu saat nanti, karena hasil, penentunya adalah Allah. Yang penting jangan diam, jangan mau dibungkam," ungkapnya.

Namun demikian, istri Hanung Bramantyo memastikan kondisi mereka aman meski tertahan. "Guys, alhamdulillah, we're okay, insyaAllah nanti malam kami mulai berbagi cerita ya, makasih support dan perhatiannya, means alot," bebernya.

Baca Juga: Tak Ingin Bercerai usai Ungkap Kelakuan Suami Hobi Main Judol dan Selingkuh, Begini Alasan Chikita Meidy

Sementara itu, keberangkatan rombongan Indonesia ke Gaza disampaikan Platform Kita Bisa. Tim mulai perjalanan pada 12 Juni 2025.

10 orang yang berada dalam tim tersebut selain Zaskia Adya Mecca adalah Hamidah Rachmayanti, Ratna Galih Indriani, Irfan Farhad, Indadari Mindrayanti, Wanda Hamidah, Hemy Sution, Nur Aminah, Tandya Rachmat Sampurna, Muhammad Hibatur Rahman.

Mereka berangkat ke Kairo untuk bergabung dalam Global March to Gaza bersama warga Indonesia lainnya @hemysution, @notoriouspainter, @thestrongminorproject, dan perwakilan Kitabisa @mhibaturr yang mewakili solidaritas dukungan warga Indonesia.

Baca Juga: Buntut Kasus Oknum Guru Agama di Pandeglang Cabuli 8 Siswi: Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Mereka akan jalan kaki ±50 KM bersama ribuan peserta dari 50+ negara menuju Gerbang Rafah, menyerukan dibukanya akses bantuan ke Gaza.

"Yuk, doain mereka selamat sampai kembali ke tanah air. Kita juga bisa ikut bantu dengan #TetapBerisik, dukung Palestina dengan cara apapun yang kita bisa," ajak Kita Bisa.

Global March to Gaza adalah aksi jalan kaki internasional kurang lebih 50 KM dari Kairo menuju Gerbang Rafah, diikuti ribuan peserta dari lebih 50 negara.

Aksi ini diperkirakan akan diikuti 10 ribu orang dan puncaknya 15 Juni 2025 saat seluruh peserta tiba di Gerbang Rafah untuk menyerukan dibukanya akses kemanusiaan ke Gaza. ***