POJOKSATU.id - Liburan akhir tahun memang waktu paling pas untuk kembali dekat dengan orang-orang tersayang. Dan, menonton film bertema keluarga bisa jadi cara hangat mengisi waktu berkualitas.

Indonesia punya deretan film keluarga yang bukan hanya menghibur, tapi juga menyentuh sanubari dan bikin Kawan merenung sejenak soal arti rumah, cinta, dan kebersamaan.

1. Kakak 7 Ponakan (2025)

Film ini mengikuti perjalanan Moko, arsitek muda yang mendadak menjadi tulang punggung bagi tujuh ponakannya—dari yang masih kecil sampai yang sudah dewasa.

Hidupnya dipenuhi benturan antara karier, cinta, dan tanggung jawab keluarga.

Baca Juga: Rekomendasi Film Akhir Tahun 2025: dari Avatar hingga Horor Lokal yang Bikin Merinding, Ini Pilihan Film Keren di Bioskop dan Platform

Kawan akan diajak menangis, kesal, terharu, dan mungkin merasa relate sebagai generasi sandwich.

Akankah Moko terus memikul beban itu sendirian atau menemukan jalannya sendiri?

2. Home Sweet Loan (2024)

Diangkat dari novel Almira Bastari, kisah Kaluna akan terasa dekat bagi anak rantau maupun anak bungsu.

Hidup di rumah yang penuh keributan keluarga kakaknya membuat Kaluna bertekad keras membeli rumah sendiri.

Namun, perjalanannya tidak mudah—mulai dari tekanan keluarga, karier, sampai asmara yang rumit. Pertanyaannya, berhasilkah Kaluna menemukan "rumah" yang benar-benar miliknya?

Baca Juga: Trailer Film Dokumenter David Bowie The Final Act Rilis! Ungkap Kisah di Balik Album Terakhir Blackstar

3. Miracle in Cell No. 7 (2022)

Adaptasi dari film Korea populer, versi Indonesia ini menyorot hubungan ayah-anak yang begitu mengharukan.

Dodo, ayah dengan keterbelakangan mental, divonis salah atas kasus yang tidak ia lakukan.

Para penghuni sel nomor 7 lalu berjuang membantu Dodo agar ia bisa bertemu putrinya dan memperoleh keadilan. Emosional, hangat, dan penuh nilai kemanusiaan.

4. Ngeri-Ngeri Sedap (2022)

Film berlatar suku Batak ini mengangkat kisah keluarga Pak Domu dan Mak Domu yang merindukan anak-anak mereka.

Ketegangan dan perbedaan prinsip antara orang tua dan anak-anak membuat hubungan mereka renggang.

Upaya mereka memanggil anak-anak pulang dilakukan dengan cara unik yang memantik tawa sekaligus air mata. Kawan akan belajar bahwa rumah sering kali bukan tempat, melainkan orang-orang di dalamnya.

Baca Juga: Panduan Praktis, Cara Mendapat Tiket Sembako Murah Jakarta di Desember 2025

5. Gara-Gara Warisan (2022)

Perseteruan kakak-beradik Adam, Laras, dan Dicky pecah ketika mereka harus memperebutkan warisan guest house peninggalan ayah mereka.

Konflik keluarga bercampur drama, komedi, dan air mata. Interaksi antara tiga bersaudara dan para karyawan guest house menjadi bumbu seru sekaligus mengharukan.

Siapa yang akhirnya terpilih mewarisi usaha keluarga itu?

6. Just Mom (2022)

Kisah Siti, ibu yang mulai menua dan kesepian, akan menghentak hati Kawan.

Ia merawat Murni, perempuan ODGJ hamil yang ia temukan, dibantu anak angkatnya, Jalu.

Namun, kehadiran Murni justru membuat anak-anak kandung Siti merasa khawatir. Film ini menyinggung cinta seorang ibu yang tak pernah habis, meski tubuhnya perlahan melemah.

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2026, Kapan Dibuka dan di Mana Cek Informasinya? Simak Penjelasan Ini

7. Keluarga Cemara (2019)

Setelah terpuruk secara finansial, Abah membawa keluarganya pindah ke desa kecil. Bersama Emak, Euis, Cemara, dan Agil, mereka belajar menghadapi berbagai keterbatasan dengan kebersamaan.

Film ini membuktikan bahwa keluarga adalah harta tak ternilai yang tetap hangat meski kondisi sulit melanda.

8. Susah Sinyal (2017)

Ellen, pengacara sibuk, harus memperbaiki hubungan renggangnya dengan sang putri, Kiara, setelah nenek yang membesarkan Kiara meninggal.

Baca Juga: Fakta Baru Kebakaran Terra Drone, Asap Baterai Litium Diduga Lebih Mematikan dari Kobaran Api

Liburan ke Sumba tanpa sinyal internet menjadi perjalanan emosional yang menantang mereka untuk saling memahami. Hubungan ibu-anak digambarkan dengan sangat dekat dan realistis. ***