POJOKSATU.id, GRUP NewJeans mendapatkan kritikan tajam dari netizen termasuk fansnya sendiri. Ini setelah music video (MV) lagu 'How Sweet' mempromosikan brand Coca Cola, yang masuk daftar boikot, karena dinilai mendukun Pro Israel.
MV 'How Sweet' yang dirilis sejak 24 Mei 2024 itu, menampilkan Coca Cola secara terang-terangan. Bahkan, ada scene member NewJeans meminumnya layaknya sedang mempromosikan brand itu.
NewJeans memang menjadi bintang baru iklan Coca Cola, namun fans tidak menyangka, projek itu juga masuk dalam MV.
Baca Juga: Diminta Menerawang Siap Sebenarnya Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon, Begini Tanggapan Hard Gumay
Alhasil, MV yang saat ini sudah menyentuh angka 7,6 penayangan banjir kritikan. Agensi NewJeans, ADOR pun diminta peka dengan apa yang terjadi di Palestina dan menyerukan pemboikotan.
Di aplikasi X, beberapa tweet mempersoalkan MV tersebut. "Masih dengan lantangnya orang menyuarakan boycott produk zionist tapi Newjeans dengan bangga malah mempromosikan brand coca cola yang bukan rahasia umum sangat mendukung Israel," tulis @herismad***.
"NewJeans dengan tidak malu mempromosikan Coca Cola di tengah genosida, ini alasan yang jelas untuk kalian semua tidak mendukung comeback mereka," kritik @jenft***.
"@NewJeans_Ador. Coca Cola masuk dalam daftar boikot. Kami percaya seharusnya NewJeans tidak berhubungan dengan brand itu sama sekali. Jadi kami meminta NewJeans memboikot brand ini. Thank You," ungkap @zaraalo***.
Netizen juga menyoroti kabar semua lagu-lagu NewJeans di album comeback disponsori Coca Cola.
"Agensi ini sangat tamak, f*ck Coca Cola, f*ck zionist collab. Dan, jika kalian bilang, mereka (NewJeans) tidak punya pilihan selain menerima tawaran dari agensi. Mereka aja bisa membuat petisi di pengadilan untuk menyuarakan pendapat mereka (perseteruan dengan HYBE)," kome @Bunb***.
Baca Juga: Troye Sivan Semangat dengan Rencana Kolaborasi dengan Jimin BTS
Seperti diketahui, K-Popers sangat kecewa dengan berbagai projek idol mereka dengan brand produk pendukung Zionist. Sebelum ini, NCT juga panen kritikan karena collab dengan Starbucks, dan McDonalds. ***

