POJOKSATU.id, MUSISI Fiersa Besari turut bersuara tentang konflik Palestina dan Israel. Dia menyoroti orang-orang yang masih bingung dan bertengkar memihak kemana di media sosial.
Fiersa Besari mengatakan sebagai warga Indonesia harusnya paham memihak kemana, karena Presiden Jokowi telah mengeluarkan pernyataan mengutuk serangan di Gaza.
"Presiden berkata, Indonesia mengutuk keras. Bahkan dari alinea pertama pembukaan UUD 1945 saja seharusnya cukup membuat kita mengerti harus berpihak ke mana," tulis Fiersa Besari di akun X, Selasa, 31 Oktober 2023.
Kalau masih bingung juga, dia menyarankan netizen memakai hati nurani. "Yang satu memperjuangkan tanah air, yang satu melakukan genosida. Kalau memang pikiranmu tidak sampai, pakai hati nurani coba," sambungnya.
Dia juga mengingatkan para artis untuk berhati-hati untuk nge-like postingan di media sosial. Ini merujuk beberapa nama yang diviralkan di aplikasi X usai me-like unggahan 'I Stand With Israel' Gal Gadot.
"Jempolmu harimaumu. Hati-hati dengan apa yang kita k̶e̶t̶i̶k̶ like," imbaunya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan sikap pemerintah Indonesia yang mengutuk keras serangan Israel terhadap warga Palestina di Gaza. Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sangat marah terhadap memburuknya situasi di Gaza, terutama situasi kemanusiaan.
“Kita terus ikuti secara dekat perkembangan di Gaza dan posisi Indonesia sangat jelas dan tegas: mengutuk keras serangan acak terhadap masyarakat sipil dan fasilitas sipil di Gaza,” tegasnya dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 30 Oktober 2023 dilansir dari laman presidenri.go.id.
Baca Juga: Tato Ayu Ting Ting di Pinggang Jadi Sorotan, Ini Fakta yang Harus Netizen Tahu
Selain itu, Presiden Jokowi juga mendorong agar bantuan kemanusiaan dipercepat. Menurutnya, Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina pada pekan ini.
“Indonesia akan mengirim bantuan kemanusiaan yang akan disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan rakyat Palestina, dan kloter pertama akan dikirimkan minggu ini. Bantuan ini adalah gabungan bantuan dari pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat,” tandasnya.
Tidak hanya itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi dalam Sidang Majelis Umum PBB tentang Palestina, Kamis, 26 Oktober 2023, menjelaskan Indonesia mengedepankan penghindaran pada pembunuhan warga sipil.
Baca Juga: Pasang Badan untuk Fuji, Asnawi Kesal Netizen Suka Adu Domba hingga Kekasihnya Disalahkan
"Kehadiran saya di sini adalah untuk membela kemanusiaan. Indonesia mengutuk sekerasnya kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina, termasuk serangan terhadap rumah sakit dan tempat ibadah di Gaza," ujarnya.
"Pembunuhan, penculikan, dan hukuman kolektif atas warga sipil tanpa pandang bulu harus dikecam karena tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional," tegasnya. ***

