JABAR, POJOKSATU.id - Selebgram Ayu Wisya mengambil langkah penting dalam hidupnya. Bertepatan di hari ulang tahun ke-33 pada 10 Oktober 2026, dia membeli makam di San Diego Hills.
Tak seperti beberapa selebgram Tanah Air yang ulang tahunnya dirayakan mewah dengan hadiah barang branded, Ayu Wisya memilih makam.
Ya, makam itu untuk persiapan kelak Ayu meninggal dunia, dan tak lagi bingung ingin dikuburkan di mana.
Lewat unggahan Instagram-nya, Ayu menjelaskan alasan detail mengapa membeli makam di San Diego Hills Memorial Park di Karawang, Jawa Barat.
Alasan utamanya adalah timbul kecemasan berlebihan tentang akhirat. Ayu takut meninggal dalam keadaan tidak siap.
Selain itu, Ayu merasa akan merepotkan jika harus dimakamkan di kampung halamannya di Sumatera Barat (Sumbar), sementara dia tinggal di Jakarta.
"Selamat ulang tahun Ayu Wisya. Jujur gue enggak excited sih, karena gue lebih takut gue meninggal dalam keadaan “gak siap”. Terlalu banyak kecemasan soal akhirat," ungkapnya.
"Makanya dihari ulang tahun gue kadoin ini utk diri sendiri, supaya jadi alarm aja tiap gue berbuat apapun setiap harinya," sambungnya.
Ayu menjelaskan membeli makam agar sebagai pengingat tentang kematian dan tentang harta tak akan dibawa ke liang kubur.
"Mungkin terdengar tidak biasa, tapi aku membelinya sebagai pengingat bahwa suatu hari nanti, aku akan meninggalkan semuanya. Rumah, harta, mimpi, bahkan orang-orang yang paling aku cintai," ungkapnya.
Dia juga menyertakan ayat Alquran Surat Ali Imran ayat 185 dimana Allah SWT berfirman, bahwa semua mahkluk hidup akan merasakan kematian.
"Tempat ini (makam) menjadi alarm untukku, bahwa waktu terus berjalan dan aku enggak pernah tahu berapa banyak kesempatan yang masih Allah titipkan," ungkapnya.
Ayu menekankan, selama masih diberi umur, akan lebih berani menjalani hidup, lebih banyak berbuat baik, lebih tulus menyayangi, dan lebih dekat kepada Allah.
"Sebab pada akhirnya, akan ada hari ketika orang-orang yang kita cintai mengantarkan kita ke tempat peristirahatan terakhir. Tak ada lagi kesempatan untuk memeluk mereka, meminta maaf, atau memperbaiki apa yang pernah kita abaikan," paparnya.
Ibu satu anak ini berharap, saat waktunya benar-benar tiba, Allah mengampuni segala khilafnya dan menerima amalnya.
"Dan, membuat kepergianku kelak menjadi akhir yang baik. Semoga aku enggak pulang kepada-Nya dalam keadaan membawa terlalu banyak penyesalan," tutup Ayu Wisya. ***



