POJOKSATU.id — Studio film asal Tiongkok, Enlight Pictures, resmi mengumumkan tengah menggarap Ne Zha 3.

Proyek lanjutan dari animasi fenomenal ini kini berada dalam tahap pengembangan awal. Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Direktur Enlight Pictures, Wang Changtian.

"Sutradara Yang Yu yang dikenal sebagai Jiaozi saat ini sedang menelaah Ne Zha 3," ujar Wang seperti dikutip dari People's Daily, Rabu (29/04/2025).

Keputusan untuk melanjutkan kisah Ne Zha ini muncul setelah keberhasilan luar biasa yang diraih oleh Ne Zha 2.

Film tersebut mencetak pendapatan global hingga 15,75 miliar yuan atau setara sekitar 2,18 miliar dolar Amerika.

Berdasarkan laporan dari platform penjualan tiket daring Maoyan, Ne Zha 2 menjadi salah satu film animasi terlaris kelima di dunia.

Dirilis bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek (29/01/2025), Ne Zha 2 langsung mendapat sambutan hangat dari penonton dan pengamat industri perfilman.

Baca Juga: Film Jumbo Mengguncang Box Office! Raih 7 Juta Penonton dan Jadi Film Terlaris Ke 3!

Film ini bahkan berhasil menggeser posisi Star Wars: The Force Awakens (2015) dalam daftar pendapatan film global.

Pengamat dari Maoyan, Lai Li, menilai bahwa film ini merupakan pencapaian penting bagi industri animasi Tiongkok. "Keberhasilan Ne Zha 2 telah menetapkan tolok ukur untuk tahun ini," katanya. Ia juga menyebut kesuksesan film tersebut sebagai tanda bahwa perfilman Tiongkok memiliki ketahanan dan potensi pertumbuhan yang sangat besar.

Hal serupa juga disampaikan oleh Yin Hong, Wakil Ketua Asosiasi Film Tiongkok.

Ia menekankan bahwa kekuatan naratif menjadi salah satu kunci utama keberhasilan film ini.

"Penggambaran ulang film ini terhadap mitologi dengan penggambarannya untuk dualitas roh-iblis. Konflik antara alam magis dan surga serta pertikaian antara surga dan dunia bawah laut membuat ketegangan dramatis," jelas Yin.

Tak hanya dari sisi cerita, Ne Zha 2 juga menuai pujian karena kemampuannya menggabungkan mitologi tradisional dengan pendekatan visual modern.

Baca Juga: Mengupas Kesuksesan Film Jumbo, Daftar 10 Film Terlaris Indonesia, Hingga Kalahkan Pengabdi Setan

Presiden Asosiasi Kritikus Film Tiongkok, Rao Shuguang, menyebut film ini sangat relevan bagi penonton masa kini.

Menurutnya, perpaduan narasi klasik dan pendekatan kontemporer menjadikan Ne Zha 2 memiliki daya tarik yang kuat.

Film ini juga menandai tonggak sejarah baru, menjadi film non-Hollywood pertama yang mampu menembus pendapatan miliaran dolar.

Selain sukses di dalam negeri, Ne Zha 2 juga mendapat perhatian dari pasar internasional. Penayangan perdananya di Sydney, Australia, pada Selasa malam (11/02/2025) pun menuai pujian.

Chris Remy, seorang presenter televisi Australia, mengungkapkan kekagumannya setelah menonton film tersebut.

Baca Juga: Naskah 'Pengepungan di Bukit Duri' Ditulis sejak 2007, Ini Alasan Joko Anwar Harus Menunggu Belasan Tahun untuk Membuatnya Jadi Karya Film

"Saya tidak akan mengatakan apa pun untuk membocorkan cerita, tetapi film ini memiliki alur dengan pelintiran cerita yang tidak saya duga. Filmnya luar biasa. Semuanya tampak realistis, Anda seolah ikut tenggelam di dalam kisahnya yang benar-benar menakjubkan," ujarnya.

Dengan berbagai pencapaian itu, Ne Zha 3 kini menjadi proyek yang sangat dinantikan.

Jika arah cerita dan eksekusinya bisa mempertahankan atau bahkan melampaui kualitas pendahulunya, film ini berpeluang besar kembali mencetak sejarah dalam industri animasi dunia. ***