POJOKSATU.id, PERSETERUAN Nikita Mirzani dan putrinya Lolly tak juga kunjung usai. Malah, makin parah usai Lolly membuat kembali klarifikasi dan menentang ibunya yang telah melaporkan Vadel Badjideh.

Lewat video yang diunggah di akun Instagram-nya, Rabu, 18 September 2024, Lolly meluapkan semua emosinya soal ibunya, dan tuduhan hami serta aborsi.

"Dari kemarin gua bikjn klarifikasi tapi kalian (netizen) kagak percaya, memang kalian piker gua bikin klarifikasi gua enggak ada bukti? Enak aja, gua punya bukti dan real, enggak palsu, ini benaran statement dari dokter, bahkan ada fotonya juga," ujar Lolly.

Baca Juga: Diduga Merujuk Nikita Mirzani, Tiktoker Jessica Felicia Sebut Inisial NM dan MS Memintanya Buat Konten untuk Menjelekkan Rachel Vennya dan Awkarin

Ya, Lolly mengklaim punya bukti dari dokter bahwa dirinya tidak hamil apalagi aborsi. Namun, dia mengatakan ogah mengunggah bukti medis itu ke media social. Dia ingin memberikan bukti itu ke kepolisian, karena ibunya sudah melaporkan Vadel.

"Gua bukan orang yang dikit-dikit posting. Ii kan sudah main polisi kita tinggal langsung kasih polisi, ngapain kasih tunjuk kalian, pasti kan gua dipanggil," tukasnya.

Remaja 17 tahun ini mengungkapkan, dirinya bingung mengapa ibunya harus melapor ke polisi. Karena, menurutnya Nikita Mirzani yang sudah tidak menganggapnya anak. Dia mempertanyakan mengapa perempuan yang melahirkannya itu melaporkan Vadel.

Baca Juga: Tak Lagi Panggil Ibu, Lolly Sebut Nikita Mirzani Jual Kesedihan dan Cerita Palsu di Podcast dan TV

"Gua bingung kenapa ada laporan kayak gini. Di sini yang korban, siapa yang ngelapor siapa, yang ngelapor juga enggak ada hubungan selama dua tahun. Dia sendiri ngebilang gua bukan anaknya lagi," sebutnya.

"Kenapa ucuk-ucuk anak, ibu, padahal ia sendiri bilang gua bukan anaknya, sudah dikeluarkan dari KK, dia bukan ibu gua lagi, kenapa dia ucuk-ucuk ngelapor, berarti apa? Kelihatan dong di sini, berarti kalian sudah etrcuci otaknya sama dia," sambungnya.

Dia meyakini Langkah Nikita melaporkan Vadel hanya agar disebut ibu yang peduli anak. "Pengen terlihat sebagai ibu yang baik, bukan ibu yang jahat, bukan seperti ibu yang menelantarkan anaknya," pungkasnya. ***