POJOKSATU.id - Presenter Irfan Hakim angkat bicara usai dihujat netizen, gegara pernyataannya yang mempertanyakan pemuda bernama Al Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai putra Denada Tambunan.
Irfan Hakim mengunggah video klarifikasi cukup Panjang di akun media sosial miliknya, Jumat, 30 Januari 2026, lantaran anak-anak serta keluarga besarnya turut 'diserang' netizen.
Dia menjelaskan, berusaha mengerti netizen yang kecewa, yang menilainya membela Denada yang tidak secara tegas mengakui Ressa sebagai putra biologisnya.
Namun, dia memastikan videonya yang viral membahas Ressa dilakukan sebelum tayangnya Podcast Denny Sumargo, yang menguak kelamnya masa lalu Ressa yang tidak diakui anak oleh Denada.
"Gua tahu lu semuanya kecewa, kesannya gua menormalisasikan tentang hubungan ibu dan anak yang tidak jelas dan gua mendukung, mensupport tentang hal itu, itu kenapa muncul karena framing anatara Podcast di Densu dan tugas gua FYP di Trans7, wawancara bang Hotman Paris," ujarnya.
Irfan mengatakan, video dirinya itu dibuat pada 20 Januari 2026 untuk tayangan FYP Trans7 dengan narasumber Hotman Paris.
"Itu tidak seperti yang dibayangkan, pasti orang mikir gua bertanya Bang Hotman, kenapa usia 24 tahun baru bertanya tentang hak anak kepada ibunya, mikirnya itu ditanyakan setelah Podcast Densu," ucapnya.
Baca Juga: Hadiri Rakernas PSI di Sulsel Hari Ini, Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Dua Periode Saja
"Itu terjadi pada tanggal 20 Januari 2026, itu harus wawacara Bang Hotman Paris, harusnya Live tapi karena macet akhirnya wawancara via chat Zoom Meeting," sambungnya.
Di acara itu, lanjutnya, yang dibahas bukan hanya Ressa-Denada saja, melainkan Inara Rusli dan juga beberapa kasus lainnya.
"Dan, di tanggal 20 Januari, belum ada statemen jelas dari kedua belah pihak, ada statemen dari pihk Ressa tapi belum sepanjang di Podcast Densu," sebutnya.
Di tanggal 20 Januari itu lanjutnya, komentar orang-orang masih "kenapa baru sekarang di umur 24?, kenapa meminta tanggung jawab ke ibu, ayahnya dimana? Bukankah anak tanggung jawab bapak? Kemudian, apakah ini benar anak Denada".
Baca Juga: Sempat Melambung Tinggi, Harga Emas Antam Hari Ini Tiba-tiba Anjlok
"Hal itu ditanyakan ke Bang Hotman. Kenapa baru ditanyakan sekarang, menurut Bang Hotman karena mungkin baru melek hukum dan lain-lain, jika lahir dari sebuah pernikahan, papanya tanggung jawab, jika misal diduga lahir dari luar nikah dan itu ibu tanggung jawab," tuturnya.
Setelah itu, seminggu kemudian setelah FYP Trans7, muncul Podcast Ressa dengan Denny Sumargo. Nah, menurutnya, ada pihak yang memutarbalikkan waktu, seakan videonya dibuat usai Podcast.
"Dibaliklah oleh seseorang ntah siapa, kesannya gua menyangsikan, gua berada di salah satu pihak. Gua adalah seorang anak, gua juga seorang bapak, gua tidak membenarkan semuanya," tegasnya.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Alasan Klaim BPJS Kesehatan Dipending karena Administrasi hingga Diagnosis
Kemudian, terkait video dirinya merangkul dan menyemangati Denada, Irfan menyebutkan hal itu karena dirinya dan Denada telah kenal lama.
Dan, dirinya sudah mendengar dari dua sisi kasus ini, baik Ressa dari Podcast juga Denada langsung.
"Hampir sebagian besar orang hanya dari satu pihak saja, mungkin gua diberikan kesempatan mendengarkan dari dua belah pihak, gua melihat pengakuan dari Podcast itu dan gua pun menerima cerita dari pihak Denada, yang belum bisa disebarluaskan," bebernya.
"Apa yang disampaikan Denada dan apa yang disampaikan Ressa, apakah yang disampaikan itu benar, tidak ada yang tahu, sayangnya apa yang disampaikan Denada kepada saya dan teman circle kecilnya, kami tidak bisa mengungkapkannya, itu hak Denada," tambahnya.
Dia menyambut baik pernyataan kuasa hukum Denada kemarin yang secara tidak langsung menyebut Denada mengakui Ressa putranya.
"Pihak kuasa hukum dari Denada sudah mulai membuka pengakuan, mengaku Denada bahwa itu anaknya, alhamdulillah. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, komunikasi yang baik antara ibu dan anak dan sebaliknya," paparnya.
"Mudah-mudahan tidak ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan sendiri. Kita semua pihak luar kenapa kita kisruh," imbaunya.
Pun demikian, dirinya tetap meminta maaf, jika ucapannya yang viral menyinggung banyak orang.
Baca Juga: Lengkap! Ini Syarat Rekrutmen Guru PPPK SMA Garuda 2026, Cek Kualifikasi hingga Tahap Seleksi
"Jika statemen saya dianggap mengecewakan, saya mohon maaf, tapi sebetulnya tidak seperti itu kejadiannnya, masalah waktu yang diputakbalikan, di-framing akhirnya kesannya saya mendukung salah satu pihak," ungkapnya.
"Saya adalah host talkshow tidak boleh berpihak kepada salah satu narasumber, saya harus netral. Terima kasih kata-kata kasarnya tidak hanya pada saya tapi juga kepada anak-anak saya, dan keluarga saya," ujarnya.
Menutup klarifikasinya, Irfan Hakim menyampaikan harapannya kasus Denada dan Ressa segera selesai.
"Saya jarang buat video klarifikasi seperti ini, tapi harus saya buat supaya tidak terjadi fitnah kepada saya, sukses untuk Denada, sukses untuk Ressa. Dan, mudah-mudahan kasus ini cepat selesai," pungkasnya. ***

