POJOKSATU.id, KOMIKA dan sutradara Ernest Prakasa turut bersuara lantang mengkritik pemerintah khusus DPR RI yang mendukung revisi Undang-Undang (UU) Pilkada. Suaranya jadi sorotan karena selama ini dianggap pendukung Joko Widodo (Jokowi).

Namun, kali ini, Ernest Prakasa menempatkan posisinya sebagai yang menentang aksi DPR yang ingin merevisi UU Pilkada yang ditengarai untuk memuluskan langkah pihak-pihak tertentu untuk maju dalam Pilkada.

Ernest Prakasa menegaskan tidak bisa memaafkan kalau dirinya hanya diam melihat situasi negara yang sedang tidak baik-baik saja saat ini.

Baca Juga: Bantah Tudingan Cabut Gugatan Cerai atas Andre Andika, Tengku Dewi : Belum Berubah Pendirian Saya

"Saya akui, dulu saya terlalu lugu. Tetapi saya tidak akan bisa memaafkan diri saya bila memilih untuk diam dalam malu di saat genting seperti ini. Siapa pun presiden pilihanmu di masa lalu, ini waktu kita untuk bersatu," jelasnya.

Dia rela disindir netizen gegara dulu sangat mati-matian membela Jokowi.

"Baru sadar lu?, Bukannya itu junjungan lu?" Iya. Saya pendukung Jokowi, di 2014 maupun 2019. Maafkan saya telah memiliki andil dalam semua ini," tuturnya.

Kini, Ernest ingin bergerak dan bersuara karena merasa bertanggung jawab melihat rakyat yang telah dikhianati.

Baca Juga: Detik-detik Demonstran Jebol Pagar Gedung DPR, Batu dan Botol Air Mineral Berterbangan

"Tapi justru karna itu. Sekarang, sebagai bentuk tanggungjawab, saya tidak akan diam karna amanat rakyat telah dikhianati," jelasnya.

Tak hanya itu, Ernest juga sempat menyentil para influencer yang bertindak sebagai buzzer di tengah perjuangan rakyat.

"Para influencer papan atas yang masih juga menerima job untuk memecah belah gerakan rakyat ini, tolong lah. Kalian sudah berkecukupan, jangan sabotase perjuangan," tukasnya.

Baca Juga: Kecewa Berat dengan Parpol Koalisi Pendukung Revisi UU Pilkada, Wanda Hamidah Umumkan Mundur dari Golkar

Seperti diketahui, beberapa artis termasuk komika turun ke dalam dalam aksi di Depan Gedung DPR di Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2024. Diantaranya, Reza Rahadian, Bintang Emon, Arie Kriting, Joko Anwar, Abdur Arsyad, Andovi da Lopez dan lainnya. ***