POJOKSATU.id, KOMIKA Kiky Saputri merespon hujatan yang diterima ayah mertuanya, Gusrizal, lantaran dikabarkan lolos seleksi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kiky Saputri tak terima seleksi yang diikuti mertuanya dikaitkan dengan keterlibatannya saat Pemilu 2024 sebagai pendukung Prabowo Subianto-Gibran.
Kiky Saputri juga menyentil akun gosip yang memberitakan kabar mertuanya lolos Dewan Penasehat KPK. Karena, banyak netizen yang menuliskan komentar hujatan, dan menuding sang mertua lolos gegara dirinya dekat dengan orang-orang yang memihak pemerintah.
Kiky Saputri memastikan kabar mertuanya lolos Dewan Penasehat KPK itu hoaks, yang benar adalah masih dalam tahap seleksi.
"Kok bisa admin LamTur sudah ngasih keputusan papa lolos. Padahal baru masuk 20 besar. Tapi kita aminkan aya guys, doa terbaik. Belum lolos, dari ratusan orang yang tes, alhamdulillah masuk 40 besar. Tes lagi masuk 20 besar, masih tahap seleksi, eh buset sudah rame aja. Tapi diamin aja dah semoga benaran lolos," tulisnya di Instagram Story-nya, Minggu, 15 September 2024.
Kiky mengatakan bersyukur punya mertua yang mumpuni untuk seleksi dan memang punya pengalaman yang sesuai untuk jabatan yang sedang dituju.
"Alhamdulillah punya mertua cerdas, berpuluh-puluh jadi hakim, jadi Ketua Pengadilan Tinggi bahkan jadi guru besar dan dosen di beberapa universitas. Jadi kalau memang rezeki beliau bisa lolos tes Dewan Pengawas KPK dengan saingan ratusan orang, semoga benaran bisa terlaksana, aamin," ungkapnya.
Baca Juga: Bikin Pangling! Tasyi Athasyia Tampil Lebih Langsing, Cantiknya Kebangetan, Simak Resep Dietnya
Dia mengatakan sudah berusaha cuek dengan apa yang netizen, namun ternyata tidak juga reda, dan masih bersyukur ada yang mengerti kondisinya. "Dari kemarin aku diam, karena ah ngapain nanggapi orang-orang bodoh yang tertutup kebencian, mau dikasih fakta selebar apapun percuma. Tapi alhamdulillah masih ada orang-orang yang berani menyuarakan kebenaran," jelasnya.
Kiky menyebut apa yang dilakukan para penghujat sejatinya memang ingin menyasarnya bukan sang mrtua.
"Mereka sudah bingung mau cari celah jatuhin aku dengan cara apalagi. Sampai papa mertua yang udah berpuluh tahun jadi hakim dan Ketua Pengadilan Tinggi ikut digoreng cuma karena ikut tes Dewan KPK. Padahal yang daftar ratusan, tahap seleksinya juga lebih dari 5 tahap, dan sekarang baru masuk 20 besar. Masih ada beberapa tahap lagi dan belum tentu lolos," urainya.
Baca Juga: Dugaan Pidana PNS Mojokerto Terus Berjalan di Polres, Polisi Panggil Ahli atas Dugaan Perzinaan
Dia mengatakan bisa memaklumi mertuanya dihujat kalau memang tidak mumpuni, masalahnya faktanya sebaliknya, makanya dia heran atas hujatan netizen.
"Kecuali kalau sebelumnya papa pengangguran, terus tiba-tiba jadi hakim bolehlah mereka ngamuk-ngamuk. Tapi biarin aja semoga jadi pahala bagi keluarga kami," tukasnya.
"Semoga fitnahan dan hujatan berbalik jadi doa yang baik buat keluarga kami. Padahal masih ada beberapa tahap seleksi lagi karena yang dipilih cuma lima orang, semoga ini jadi doa dan rezeki buat papa bisa lolos seleksi," pungkas Kiky Saputri. ***

