POJOKSATU.id - Film animasi KPop Demon Hunters mencetak sejarah di ajang Academy Awards atau Piala Oscar 2026 dengan meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Animated Feature dan Best Original Song.

Film yang diproduksi oleh Sony Pictures Animation ini juga tercatat sebagai film paling banyak ditonton dalam sejarah Netflix.

Dalam kategori Film Animasi Terbaik, KPop Demon Hunters berhasil mengalahkan sejumlah nominasi kuat seperti Arco, Elio, Little Amélie or the Character of Rain, dan Zootopia 2.

Kemenangan di Oscar yang diumumkan, Senin, 16 Maret 2026 ini memperpanjang deretan prestasi KPop Demon Hunters di berbagai ajang penghargaan internasional.

Baca Juga: Jutaan Tanda Tangan Petisi dan Puluhan Truk Protes di HYBE Tak Mampu Kembalikan ENHYPEN OT7, Belift Pastikan Heeseung Tetap Bersolo Karir

Film ini sebelumnya telah meraih penghargaan Film Animasi Terbaik di Golden Globe Awards, Critics' Choice Awards, serta Producers Guild of America Awards.

Selain itu, film ini juga membawa pulang 10 penghargaan dari Annie Awards, yang dikenal sebagai penghargaan paling prestisius di industri animasi.

Film tersebut disutradarai oleh Maggie Kang dan Chris Appelhans, serta diproduseri oleh Michelle L.M. Wong.

Dengan kemenangan ini, Maggie Kang dan Michelle L.M. Wong mencetak sejarah sebagai perempuan Asia pertama yang memenangkan Oscar untuk kategori Film Animasi Terbaik.

Dalam pidato penerimaannya, Maggie Kang menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung film tersebut.

Baca Juga: VIRAL Pemotor Nyelonong Saat Lampu Merah di Blok M, Langsung Dihantam Mobil yang Sudah Lampu Hijau

“Terima kasih kepada Academy dan semua penggemar yang membawa kami sampai ke sini, serta kepada kalian yang terlihat seperti saya,” ujar Kang.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menambahkan, “Saya minta maaf karena butuh waktu begitu lama bagi kita untuk melihat diri kita dalam film seperti ini. Tapi sekarang film ini ada. Artinya generasi berikutnya tidak perlu lagi menunggu. Ini untuk Korea dan orang Korea di mana pun berada".

Sekuel Ditargetkan Rilis 2029

Kesuksesan KPop Demon Hunters akan berlanjut dengan proyek sekuel yang telah diumumkan pekan lalu.

Maggie Kang dan Chris Appelhans dipastikan kembali sebagai sutradara sekaligus penulis naskah. Film lanjutan tersebut ditargetkan rilis pada 2029 dan menjadi bagian dari kerja sama eksklusif multi-tahun mereka dengan Netflix dalam pengembangan animasi.

Baca Juga: Viral Video Tramadol Dijual Bebas di Tanah Abang, Habiburokhman Minta Polisi Turun Tangan

Lagu “Golden” Jadi Lagu K-Pop Pertama Menang Oscar

Selain kemenangan filmnya, lagu Golden dari KPop Demon Hunters juga memenangkan kategori Best Original Song di Oscar 2026.

Lagu tersebut mengalahkan sejumlah nominasi lain, seperti I Lied to You dari Sinners, Dear Me dari dokumenter Diane Warren: Relentless, lagu utama dari Train Dreams karya Nick Cave dan Bryce Dessner, serta Sweet Dreams of Joy dari Viva Verdi!.

Kemenangan ini menjadikan “Golden” sebagai lagu K-pop pertama dalam sejarah yang memenangkan Oscar.

Lagu tersebut dibawakan oleh penyanyi EJAE yang mengisi suara nyanyian karakter Rumi dalam film.

Bersama Mark Sonnenblick dan label musik Korea The Black Label (Yu Han Lee, Hee Dong Nam, Zhun), mereka juga mencatatkan sejarah sebagai orang Korea pertama yang memenangkan Oscar untuk kategori Best Original Song.

Baca Juga: Di Tengah Perang Iran, Swiss Berani Tolak Permintaan Penerbangan Militer AS Demi Menjaga Netralitas

Dalam pidatonya, EJAE mengungkapkan perjalanan emosionalnya sebelum meraih kesuksesan tersebut.

“Ketika saya tumbuh besar, orang-orang sering mengejek saya karena menyukai KPop. Sekarang semua orang menyanyikan lagu kami, bahkan lirik Korea di dalamnya,” kata EJAE dengan haru.

Dia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar tentang kesuksesan, melainkan tentang ketahanan dan perjuangan.

“Penghargaan ini bukan tentang sukses. Ini tentang ketahanan. Saya sangat berterima kasih kepada tim kami dan para pemain ‘Demon Hunters’ yang luar biasa,” ujarnya.

EJAE juga pernah mengungkap bahwa film ini menjadi perjalanan penyembuhan baginya. Ia sempat dikeluarkan dari pelatihan sebagai trainee K-pop ketika masih kecil dan kerap menerima kritik terhadap suaranya.

Baca Juga: Sering Undang Tokoh Agama dan Ketua Partai ke Istana, Jusuf Kalla Ingatkan Prabowo akan Hal Ini

Namun pengalaman tersebut justru menjadi kekuatan yang membantunya menulis lagu-lagu untuk film ini.

“Film ini membuat saya menerima diri saya sendiri dan suara saya. Sejujurnya, film ini menyelamatkan saya,” pungkas EJAE. ***