POJOKSATU.id, DUKA mendalam dirasakan keluarga besar Putri Zizi Novianti alias Puput Novel atas meninggalnya mantan penyanyi cilik tersebut pada usia 50 tahun, Minggu, 8 September 2024.

Keluarga mengungkapkan Puput Novel mengidap penyakit kanker payudara sudah cukup lama dan telah berusaha untuk sembuh dengan berbagai upaya medis.

Hal tersebut diungkapkan Baginda dan Mentari, adik Puput Novel kepada awak media. Keduanya, menyebut penyakit kanker payudara itu memang tidak dibeberkan ke publik sebelumnya.

"Memang kami selama ini mungkin tidak memberitakan keadaan Mbak Putri, memang beliau sudah berjuang menghadapi penyakitnya sejak kurang lebih dari 2021. Beliau berjuang menghadapi kanker payudaranya, memang akhirnya seperti tulah," jelasnya.

Baca Juga: Kasus Jet Pribadi Bobby Nasution dan Kaesang, KPK Diminta Jangan Sampai Lakukan Ini ke Jokowi

Baginda mengatakan keluarga berusaha ikhlas dengan takdir harus kehilangan sang kakak.

"Kami sudah mencoba sebaik mungkin untuk berobat, tapi memang nasib berkata lain, (takdir) Tuhan. Memang sudah waktunya kakak saya berpulang, jadi di sini kami mengumumkan keadaan beliau," sambungnya.

Dia mengatakan Puput Novel sudah pernah melakukan operasi untuk mencegah kanker payudara itu menyebar. Namun, belakangan, kondisi sang kakak menurun.

"Sudah tiga tahun perawatannya dengan tindakan medis. Terakhir, saya lihat kondisi sudah emnurun, sudah bersiap-siap, ya memang perkiraan, karena kondisi sudah menurun banget. Usaha medis sudah kami lakukan," bebernya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Naik Tiga Peringkat FIFA, Tak Mau Kalah, Malaysia Datangkan Pemain Liga Inggris Ini

Sebelum meninggal, disebutkannya Puput Novel mengalami sesak hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Ada komplikasi di jantung dan paru-parunya. Terakhir banyak sesak nafas karena komplikasi di paru-paru. Empat hari lalu masuk rumah sakit, sudha drop," sebutnya.

"Kita pikir masih bisa pulih tapi ternyata harus masuk ICU, sudah tidak sadarkan diri," lanjutnya.

Dia mengungkapkan sebelum meninggal, Puput berpesan agar keluarga selalu kompak.

Baca Juga: Separuh Skuad Timnas Australia adalah Pemain Naturalisasi dan Keturunan, Ini Daftarnya

"Pesan almarhumah bagi keluarga saling kompak, saling dukung," ujarnya.

Mentari menambahkan Puput Novel adalah sosok yang ceria, dan tak ingin publik mengetahui sakitnya.

"Dia membawa keceriaan di sekitaranya. Kakak itu perekat bagi keluarga," pungkasnya. ***