POJOKSATU.ID, Lembaga Indikator Politik Indonesia mengungkap hasil survei yang menunjukkan Presenter Najwa Shihab menjadi tokoh perempuan paling berpengaruh dan disukai di Indonesia.
"Ketika kita sodorkan pertanyaan, tokoh perempuan mana yang paling berpengaruh, tertinggi jawabannya Najwa Shihab,” ungkap Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil survei bertajuk ‘Efek Gibran dan Dinamika Elektoral Terkini’ dalam keterangannya yang dikutip Pojoksatu.id, Minggu (12/11/2023).
Baca Juga: Tujuh Tahun Berpacaran, Agensi Benarkan Ryu Jun Yeol dan Hyerin Putus
Anak dari Quraish Shihab itu menepati posisi pertama mengungguli nama-nama besar lainnya, seperti Khofifah Indar Parawansa, Susi Pudjiastuti, Puan Maharani, Sri Mulyani Indrawati hingga anak Presiden RI (Gusdur) ketiga Yenny Wahid.
Founder Narasi TV itu memiliki nilai dengan persentase mencapai 26,3 persen. Disusul Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan 11 persen, Ketua DPR RI, Puan Maharani 8,4 persen, dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti 7,2 persen.
Baca Juga: Sukses Tampil di Konser Grup Vokal Klasik Il Divo, Lesti Terharu Atas Dukungan Rizky Billar
Selain itu, Najwa Shihab juga menjadi tokoh perempuan paling disukai publik dengan 34,1 persen. Setelah Najwa Shihab, ada Khofifah dengan 9,4 persen, disusul Susi dengan 6,8 persen.
Survei Indikator juga memotret penilaian publik mengenai siapa influencer di media sosial yang paling disukai.
"Ketika diberikan pertanyaan influencer atau bintang media sosial mana yang paling disukai atau diikuti, Najwa Shihab paling tinggi dengan 12,5 persen,” ujar Burhanuddin.
Baca Juga: Fuji Sebut Asnawi Hanya Teman, Nikita Mirzani : Mau Dicomblangin, Enggak?
Di bawah Najwa Shihab, ada nama YouTuber Atta Halilintar dan Deddy Corbouzier dengan 7,9 persen, disusul Baim Paula 6,2 persen, Andre Taulany 6,1 persen, fan Ria Ricis 5,5 persen.
Survei nasional Indikator dilakukan dalam rentang 27 Oktober hingga 1 November 2023, dengan jumlah 1.220 responden melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.


