POJOKSATU.id, KABAR mengejutkan datang dari Park Jimin. Dia terseret dalam kasus judi online komedian Lee Jinho. Pasalnya, member BTS itu ternyata pernah meminjamkan uang 100 juta Won atau senilai Rp1,2 miliar kepada pengisi acara 'Knowing Bros' itu.
Mirisnya, saat meminjam uang Jimin BTS itu, Lee Jinho beralasan ada keperluan mendesak, padahal digunakan untuk judi online. Kejadian itu pada 2022 dan sampai sekarang belum dikembalikan.
Berdasarkan laporan 10Asia, Senin, 14 Oktober 2024, Lee Jinho mendekati Jimin pada tahun 2022 lalu dan meminjam uang dengan surat perjanjikan akan melunasi utang tersebut dalam tempo seminggu, namun tidak ditepati.
Jimin sempat menagih utang tersebut, namun Lee Jinho tidak sanggup membayarnya, hingga idol kelahiran 95 itu memberikan keringanan dengan mengucapkan, "Silahkan dilunasi dalam kurun waktu 10 tahun".
Baca Juga: 10 Tahun Mengenal Benny Laos, Ashanty Syok dan Sedih Atas Meninggalnya Cagub Malut Tersebut
Dan, Jimin BTS ternyata bukan satu-satunya yang menjadi korban Lee Jinho. Nama-nama seperti Lee Soogeun Youngtak dan sahabat Jimi, Ha Sungwoon juga terkena rayuan comedian itu.
Agensi BTS, Bighit Music Jimin membenarkan kabar artisnya jadi korban tipu daya Lee Jinho. "Memang benar artis kami mengalami kerugian finansial seperti yang diberitakan. Dia hanya meminjamkan uang sesuai perjanjian," jelas Bighit.
Sementara itu, Lee Jinho merilis permintaan maaf atas kasus judi online tersebut. Dia menjelaskan terjerat judi online sejak 2020.
"Saya menulis ini untuk mengakui masa lalu saya yang memalukan, yang diakibatkan oleh penilaian saya yang buruk. Pada tahun 2020, saya mulai bermain game di situs judi online ilegal, sehingga menimbulkan utang yang sangat besar," tulisnya.
Dia bisa melepaskan diri dari judi online setelah menerima berbagai saran dari teman. Namun, utang-utangnya dah terlanjur banyak.
"Saat itu, saya sudah mencari bantuan keuangan dari banyak orang. Saya terus membayar kembali uang tersebut setiap bulan dan berencana untuk melunasi utang ini secara penuh. Walaupun kerugian finansialnya signifikan, saya merasakan penyesalan yang mendalam terhadap mereka yang memercayai saya dan meminjamkan uang kepada saya," sebutnya.
Dia mengakui setiap kali menerima telepon dari nomor tak dikenal, jantungnya berdebar kencang, karena takut itu ada hubungannya dengan utangnya.
"Setiap hari adalah perjuangan melawan kecemasan kapan situasi ini akan diketahui publik. Aku pikir mengakui segalanya dan menghadapi konsekuensinya mungkin bisa membebaskanku dari kecemasan ini. Namun, karena aku harus bekerja untuk melunasi utangku, aku bertanya-tanya apakah pikiran itu hanya keserakahanku sendiri, yang menghalangiku mengambil keputusan," tuturnya.
Baca Juga: D-3 Selesai Wajib Militer, BigHit Music Ingatkan ARMY Tak Datangi Lokasi Acara Pelepasan J-Hope BTS
Lee Jinho mengakui sangat malu dan menyesal serta dengan tulus menyesali hari-harinya ketika melupakan tanggung jawabnya sebagai figur publik hingga menodai reputasinya.
"Sekalipun saya tidak bisa menjadi panutan yang baik bagi orang lain, saya akan bekerja keras untuk menghindari menjadi orang yang dikritik," sebutnya.
Dia berjanji akan berupaya membayar semua utang-utangnya. "Terakhir, saya berjanji untuk membayar sisa utang apapun yang terjadi. Saya dengan tulus meminta maaf kepada mereka yang saya kecewakan karena menyebabkan kontroversi sosial dan berusaha menyembunyikannya," tuturnya.
"Saya akan sepenuhnya bekerja sama dalam penyelidikan polisi dan menerima konsekuensi tindakan saya. Saya benar-benar minta maaf," pungkasnya. ***


