POJOKSATU.id, DESAINER sekaligus presenter Ivan Gunawan tengah mengungkapkan marahnya dan rasa kecewa mendalam, setelah mendapati kerudung dari brand miliknya, Mandjha, dijual secara bebas dalam bentuk tiruan atau KW.

Ivan Gunawan menyebutkan kerudung Mandjha dijual di salah satu platform jualan secara Live dengan sangat murah, berbanding terbalik dari harga barang asli.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Ivan Gunawan memberitahu publik tentang kasus ini.

Baca Juga: Imbas Dituduh Jadi Pelaku Pelecehan, Rektor UNM Karta Jayadi Sebut Bakal Lapor Balik Korban

“Ya Allah karya aku dibajak, berikan aku keluasan hati untuk melihat kenyataan ini. Semoga mereka yang memang mencintai karya saya tidak membeli barang KW @mandjha.ivangunawan. Dengan bangganya orang itu live di @shopee_id. Kasian, manusia malunya sudah tidak ada,” tulis Ivan dalam unggahannya dilansir Jumat, 22 Agustus 2025.

Igun-sapaan Ivan Gunawan menjelaskan, telah melihat langsung Live di Shopee saat penjual nakal menjajakan kerudung KW dengan merek Mandjha.

“Alhamdulillah senang banget lihat salah satu aplikasi jualan online. Eh, tahu-tahunya ada yang meng-copy kerudung jualan gua di harga Rp28 ribu, live lagi. Banyak yang bilang palsu-palsu, tapi dia lebih galak dari yang punya. Sudah dia yang nyontek,” sindirnya di acara Brownis.

Baca Juga: Peretas Saham HYBE Milik Jungkook BTS Senilai Rp98 Miliar Ditangkap, Pelaku WN Tiongkok Dikabarkan Pemimpin Jaringan Kejahatan Siber Internasional

Miris, host Brownis Trans TV ini mendapat informasi bawha penjual barang KW tersebut berhasil menjual hingga 5.000 potong kerudung tiruan dengan merek Mandjha.

“Pas dilihat, dia sudah jualan kerudung kita sampai 5.000 pieces. Semoga perempuan-perempuan pecinta brand aku beli yang asli, karena setiap kerudung itu ada ceritanya, ada sejarahnya, ada prosesnya,” katanya.

Ihun menegaskan, harga resmi kerudung Mandjha yang ia desain adalah Rp249 ribu per potong, bukan Rp28 ribu seperti yang ditawarkan penjual abal-abal.

“Kalau kalian beli di harga Rp28 ribu, lebih baik beli kerudung yang tidak ada mereknya. Karena kalau beli yang KW, kalian sama saja mendukung pembajakan karya,” tegasnya.

Baca Juga: Kemendiktisaintek Rilis Panduan LKMM 2025, Berikut Rinciannya

Ia mengingatkan bahwa membeli produk tiruan merugikan desainer sekaligus mengabaikan nilai dari sebuah karya asli.

Meski geram, Igun mengaku tetap merasa bersyukur karena banyak penggemar setia yang membelanya ketika penjual KW tersebut melakukan siaran langsung di Shopee.

“Pas landing, lihat akun itu, masuk ke sana pas Live. Alhamdulillah penggemar gua banyak yang belain,” ucapnya.

Baca Juga: Guru TK dan PAUD Belum S1 Didorong Ikut Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik 2025 Lewat SIPKA, Simak Tata Cara Pendaftarannya

Fakta lainnya, kata Igun, kerudung palsu tersebut bahkan sempat dijual di tempat-tempat umum, seperti terminal kereta.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

“InsyaAllah dengan kemarin gua kirimin Al-Fatihah, lu (penjual KW) dapat hidayahnya,” sebut Ivan Gunawan. ***