JAKARTA, POJOKSATU.id - Selebgram yang juga mantan artis cilik Tania Putri harus mengalami kejadian tak mengenakkan didatangi pihak kepolisian. Ini setelah dirinya dituding membiayai acara deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI, 29 Oktober 2026.

Tuduhan mendanai acara itu mencuat saat salah satu mahasiswa gadungan yang dibayar (mahasewa) yaitu Bayu atau Dino menyebut nama Tania Putri sebagai pendana mereka. Sementara, ibu dua anak ini tidak terkait apapun dengan cara itu.

"Plot twist hari ini! Disangka jadi sponsor acara deklarasi bundaran HI kemarin gara-gara si Bayu “mahasiswa gadungan” itu asbun nyebutin sponsornya : Tania Putri," tulisnya di Threads, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Kemudian, artis cilik yang pernah berpartisipasi dalam sinetron 'Kanjeng Mami' bersama Sule ini mengungkapkan kronologis kejadian didatangi polisi itu.

Dia mengatakan, sang ibu menelepon kalau rumah mereka di Jakarta didatangpi polisi dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) yang membuat ibunya syok, apalagi polisi bertanya soal Tania diduga jadi sponsor Deklarasi Sumpah Pemuda.

"Karena gua enggak di rumah, gua diinterogasi by phone. Gua tanya ada apa, dan Propam jelasin kalau ini berkaitan dengan acara deklarasi di Bundaran HI, ada orang dengan nama Bayu sebutin nama gue dengan satu alamat," jelasnya.

Sejatinya, alamat yang disebutkan Bayu sebenarnya bukan persis alamat orang tua Tania. "Tapi di kawasan itu yang punya nama Tania Putri itu cuma gue. Gue jelasin kalau alamatnya bukan alamat ortu gue, terus gue kasih tahu kalau sudah 12 tahun enggak tinggal di Jakarta, jadi kayaknya si Bayu itu real absun," tuturnya.

Gegara kejadian ini, orang tua Tania sampai syok. Apalagi, ibunya cerita kalau didatangi tiga orang petugas malam hari, sementara ada 9 orang menunggu di warung dekat rumah.

"Ortu sampai syok. Eh Bayu “mahasiswa gadungan”. Fotonya sama Raffi Ahmad tapi yang disamperin polisi rumah ortu gue karena bilangnya sponsornya “TANIA PUTRI”. Untungnyaa apa gue bayar lo pada," kesalnya.

Tania pun berharap polisi mencari tahu sendiri siapa penyelenggara yang juga dari kepolisian. "Kan penyelenggaranya atasan bapak. Kenapa enggak nanya aja langsung siapa yang bayar si Bayu dan kawan-kawan. Bikin panik ortu saya aja malem2 didatangin banyak propam," tukas Tania Putri. ***