POJOKSATU.id, SYAKIR DAULAY bisa bernafas lega, karena film garapannya 'Imam Tanpa Makmum' dinyatakan layak tayang. Pasalnya, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) sempat mengadukanya ke Lembaga Sensor Film (LSF).
Syakir Daulay menyatakan kesabarannya selama ini untuk tidak bereaksi atas protes banyak pihak, akhirnya berbuah manis. Dimana, dia dikritik karena diduga melecehkan teks proklamasi karena membuat video parodi selama promosi filmnya.
"Alhamdulillah, film 'Imam Tanpa Makmum' dinyatakan layak tayang dan lulus sensor," tulis Daulay di laman Instagram-nya, Kamis, 21 September 2023.
Baca Juga: Tiga Member Stray Kids Alami Kecelakaan Mobil, Terpaksa Batal Hadiri Milan Fashion Week
Syakir pun menyentil pihak yang melaporkan filmnya. Menurutnya, kalau memang benar pelapor mahasiwa muslim, harusnya mengambil langkah tabayyun daripada langsung melaporkan saudara seiman.
"Lagian apa yang mau dilaporin, nonton filmnya aja belum, mana sudah jauh jauh ditolak lagi laporannya," sentilnya.
Dia meminta siapapun untuk tidak mencari keburukan dalam niat baik orang. "Sudah saling menghargai dan saling mensupport itu yang paling keren! Apalagi sebangsa seagama," tegasnya.
Baca Juga: Gegara Pamer Pakai Gaun Pengantin dengan Sang Kekasih, Agnez Mo Terpaksa Klarifikasi Begini
Adik aktor Zakir Daulay ini menegaskan siapa yang mensupport pasti akan disupport, siapa yang menghargai akan dihargai. Begitu juga siapa yang mensukseskan akan sukses. Tapi sebaliknya, siapa yang menjatuhkan juga pasti akan jatuh.
Pun, dalam kesempatan ini, Syakir juga meminta maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi yang berawal dari dirinya mempromosikan film dengan cara kontroversi.
"Saya pribadi juga minta maaf kalau ada salah. Saya ridha saya ikhlas. Saya juga telah memaafkan seluruh pihak yang terlibat. Saya juga enggak seratus persen benar, bisa jadi yang masih paling banyak salahnya," ungkapnya.
Baca Juga: Irwan Mussry Diperiksa KPK, Suami Maia Estianty Itu Jelaskan Perkaranya
Dia berharap kejadian ini, bisa jadi pelajaran buatnya ke depan agar menjadi bisa lebih baik lagi.
Di film ini, Syakir Daulay tidak hanya sebagai aktor, tapi juga produser dan sutradara. Ini adalah karya layar lebar perdananya.
Seperti diketahui, tak hanya filmnya yang diadukan ke LSF, Syakir juga sempat dilaporkan ke polisi.
Di video promosi film yang akan tayang 19 Oktober itu, Syakir berpakaian mirip tokoh proklamator Indonesia, Soekarno lengkap dengan peci dan jas putih.
Baca Juga: Menua Bersama ARMY, Seluruh Member BTS Resmi Perbarui Kontrak Ekslusif dengan BigHit Music
Dia membacakan layaknya teks proklamasi yang isinya diubah dengan kalimat promosi film terbarunya.
Seperti apa isi yang dibacakannya layaknya teks proklamasi itu? Berikut lengkapnya;
"PROKLAMASI.
Kami jomblo jomblo bangsa Indonesia menyatakeun, keprihatinan kami terhadap perfilman Indonesia.
Hal hal mengenai film percintaan dan perhororan membuat kami semakin kesepian,
karena tidak ada yang mau diajak jalan.
Maka dari itu, kami jomblo jomblo bangsa Indonesia menyatakeun,
akan merilis film yang berperi kejombloan.
Hal hal mengenai judul film,
penayangan dan lain lain akan kami nyatakeun dalam tempo yang se-singkat singkatnya".
"Maka dengan ini kami nyatakeun, kemerdekaan republik ijo tomat dan seluruh jomblo jomblo bangsa Indonesia atas penjajahan penjajahan perasaan di perfilman Indonesia. Jakarta, 19 Agustus 2023. Atas nama jomblo jomblo bangsa Indonesia, Syakir Daulay," ungkapnya. ***

