POJOKSATU.id - Sutradara Ryan Coogler resmi mencatatkan namanya dalam sejarah Academy Awards setelah film terbarunya, Sinners, memecahkan rekor nominasi Oscar terbanyak sepanjang masa.
Film bergenre thriller supranatural itu meraih 16 nominasi, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 14 nominasi yang dipegang oleh All About Eve (1950), Titanic (1997), dan La La Land (2016).
Dalam pengumuman nominasi yang dirilis Kamis waktu setempat, Sinners masuk ke hampir seluruh kategori utama dan teknis.
Film ini dinominasikan untuk kategori film terbaik, sutradara terbaik, aktor terbaik melalui Michael B.
Baca Juga: Pengumuman Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2025 Diundur, Ini Jadwal Terbarunya
Jordan, aktris pendukung terbaik untuk Wunmi Mosaku, serta aktor pendukung terbaik yang diraih Delroy Lindo.
Tak hanya itu, Sinners juga menyabet nominasi untuk skenario asli, casting, tata produksi, sinematografi, desain kostum, penyuntingan film, tata rias dan rambut, tata suara, efek visual, musik orisinal, hingga lagu orisinal berjudul I Lied to You.
Dengan capaian tersebut, Sinners menjadi film ketujuh dalam sejarah Oscar yang dinominasikan di seluruh kategori teknis utama.
Jika memasukkan kategori lagu orisinal, film ini sejajar dengan satu-satunya film lain yang pernah mencapainya, yakni Titanic (1997).
Prestasi ini juga menegaskan posisi Ryan Coogler sebagai salah satu sineas paling berpengaruh di Hollywood saat ini.
Baca Juga: Maraknya Tren Challenge di Media Sosial, Dari Konten Kreatif hingga Kontroversi
Ia menjadi sutradara kulit hitam kedua yang dalam satu tahun mendapatkan nominasi sebagai produser, sutradara, dan penulis skenario asli, mengikuti jejak Jordan Peele lewat film Get Out (2017).
Secara keseluruhan, Coogler adalah pembuat film ketiga yang mencapai kombinasi tersebut setelah Spike Lee.
Coogler juga tercatat sebagai sutradara kulit hitam ketujuh yang memperoleh nominasi sutradara terbaik di Oscar.
Namun hingga kini, belum ada satu pun dari deretan sutradara tersebut yang berhasil membawa pulang piala di kategori tersebut.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hujan! KDM Ungkap Kebun Sayur di Lereng Jadi Pemicu Longsor Bandung Barat
Sejumlah kolaborator Coogler pun menorehkan sejarah baru.
Produser Zinzi Coogler menjadi produser keturunan Filipina pertama dan perempuan kulit hitam ketiga yang dinominasikan untuk film terbaik.
Ia dan Ryan Coogler juga menjadi pasangan suami istri kulit hitam pertama yang dinominasikan bersama di kategori tersebut.
Di bidang teknis, sinematografer Autumn Durald Arkapaw mencatat sejarah sebagai perempuan Filipina pertama dan perempuan berkulit berwarna pertama yang dinominasikan dalam kategori sinematografi.
Sementara desainer produksi Hannah Beachler kembali masuk nominasi dan tetap menjadi satu-satunya perempuan kulit hitam yang pernah diakui dalam kategori tersebut.
Desainer kostum legendaris Ruth E. Carter menambah catatan gemilang dengan meraih nominasi kelimanya.
Ia kini menjadi perempuan kulit hitam dengan jumlah nominasi Oscar terbanyak sepanjang sejarah, melampaui Viola Davis.
Pemungutan suara final Oscar dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari hingga 5 Maret.
Malam puncak Academy Awards ke-98 akan digelar pada 15 Maret dan disiarkan oleh ABC, dengan Conan O’Brien sebagai pembawa acara.
Baca Juga: Masuk Tengah Semester Tidak Otomatis Hangus, Ini Cara Sistem Menilai Hak TPG Guru Baru
Rekor yang dicapai Sinners bukan sekadar deretan angka, melainkan simbol perubahan dan perluasan ruang representasi di industri film dunia.
Di balik sorotan Oscar, kisah ini menjadi penanda bahwa kerja keras, keberanian bercerita, dan keberagaman akhirnya menemukan panggung yang layak untuk diakui. ***


