POJOKSATU.id, AKTRIS Angelina Jolie menegaskan sikapnya mendukung Palestina yang dibombardir bertahun-tahun oleh tentara Israel. Dia menekankan pimpinan negara yang menolak gencatan senjata di Gaza ikut terlibat dalam kejahatan dunia.
Dukungan untuk Palestina ditunjukkan Angelina Jolie di laman Instagram-nya, Kamis, 2 November 2023. Dimana, dia mengunggah penambakan wilayah Gaza yang rata dengan tanah usai dibom Israel.
"Ini adalah pemboman yang disengaja terhadap populasi yang terjebak dan tidak punya tempat untuk melarikan diri. Gaza telah menjadi penjara terbuka selama hampir dua dekade dan dengan cepat menjadi kuburan massal," tulis Angelina Jolie di akun Instagram-nya @angelinajolie.
Aktris yang selama ini peduli dengan korban pengungsi di berbagai negara menjelaskan 40 persen dari yang terbunuh adalah anak-anak yang tidak bersalah.
"Seluruh keluarga dibunuh. Sementara dunia menyaksikan dan dengan dukungan aktif dari banyak negara, jutaan warga sipil Palestina, anak-anak, perempuan, keluarga, secara kolektif dihukum dan tidak manusiawi, dan tidak mendapatkan makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan yang bertentangan dengan hukum internasional," ungkapnya.
Dia mengutuk negara-negara yang menolak gencatan senjata di Gaza. "Dengan menolak menuntut gencatan senjata kemanusiaan dan menghalangi Dewan Keamanan PBB untuk memaksakan gencatan senjata kepada kedua belah pihak, para pemimpin dunia terlibat dalam kejahatan-kejahatan ini," tegasnya.
Dilansir dari Al Jazeera, resolusi gencatan senjata ditawarkan dalam Sidang Majelis Umum PBB hari kedua di New York, Amerika Serikat, Jumat, 27 Oktober 2023. Dimana hasilnya, sebanyak 120 negara menyetujuinya termasuk Indonesia, 14 menolak, dan 45 abstain.
Sebanyak 45 negara yang abstain atas tawaran PBB ini diantaranya Australia, Bulgaria, Denmark, Finlandia, Jerman, India, Islandia, Irak, Italia, Jepang, Belanda, Korea Selatan, Inggris, Ukraina.
Sedangkan, 14 negara yang menolak gencatan senjata adalah Israel, Amerika Serikat, Austria, Korasia, Ceko, Fiji, Guatemala, Hungaria, Marshall Islands, Micronesia, Nauru, Papua Nugini, Paraguay, Tonga. ***

