POJOKSATU.ID - Nama Ammar Zoni kembali jadi headline panas. Bukan karena comeback di layar kaca, tapi lantaran kisah hidupnya makin menyerupai sinetron yang ia bintangi dulu, penuh intrik, jatuh, dan balik lagi ke lubang yang sama.

Saat ini, aktor 7 Manusia Harimau itu masih mendekam di Rutan Salemba karena kasus narkoba.

Tapi bukannya jera, Ammar justru diduga ikut mengatur peredaran sabu dan tembakau sintetis dari balik jeruji besi.

Baca Juga: Ayah Pembunuh Pegawai Alfamart Dina Oktaviani Ngaku Syok, Anaknya Tak Pernah Cerita Soal Ekonomi

Kasi Pidum Kejari Jakarta Pusat, Fatah Chotib Uddin, membenarkan hal itu.

“Penyerahan narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dilakukan di dalam lingkungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat di Salemba,” katanya, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Nama Ammar muncul bersama lima orang lain dalam jaringan tersebut: A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR. Semua transaksi dilakukan daring lewat aplikasi Zangi, mirip adegan film kriminal modern.

Baca Juga: Bukan Kabur, Kakek 73 Tahun di Pacitan yang Nikahi Gadis Pakai Mahar Rp3 Miliar Ternyata Lagi Bulan Madu

Dari Konsumen Jadi Pengedar
Investigasi mengungkapkan jika Ammar menerima narkoba dari luar rutan lalu menyerahkan ke para tersangka lain untuk diedarkan di dalam. Saat penggeledahan, petugas menemukan sabu dan ganja di kamar mereka.

Dengan jeratan Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Ammar terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Tiga Kali Jatuh di Lubang yang Sama
Kasus ini menambah panjang daftar kelam Ammar Zoni. Pada tahun 2017, ia ditangkap di Depok dengan barang bukti ganja kering 39,1 gram.

Baca Juga: Waspadai Area Blindspot! Begini Cara Aman Berkendara di Jalan Raya

Selanjutnya, Maret 2023, ia dicokok di Sentul karena sabu seberat 1 gram. Kemudian, Desember 2023, ia lagi-lagi ditangkap di BSD dengan total barang bukti lebih dari 5 gram ganja dan positif sabu.

Kini, 2025, kisahnya makin absurd: dari konsumen, jadi pengedar, bahkan menjalankan jaringan dari balik sel. ***