POJOKSATU.id, PRESENTER Sarah Sechan kembali merespon berbagai tudingan yang diterimanya usai mengkritik Nagita Slavina teriak-teriak di mal Singapura.

Ya, sejak membuat postingan mengkritik Nagita Slavina teriak-teriak di mal, Sarah Sechan menerima banyak hujatan dari fans putri Rieta Amalia itu, hingga hari ini.

Sarah Sechan pun menunjukkan bukti bahwa dirinya bukan sepi job apalagi panjat sosial atau pansos hanya karena menyindiri Nagita Slavina teriak-teriak di mal.

Baca Juga: Tagar Hybe Out With Zionism Trending, ARMY Desak Perusahaan Label BTS Itu Putuskan Kerja Sama dengan Scooter Braun

Disebutkanya sejak era pandemi Covid di tahun 2022, jobnya tetap ada, jadi tak perlu sampai harus pansos ke orang lain untuk mengejar popularitas.

"Alhamdulillah dari awal 2022 sejak pandemi beres, dan bisa travel lagi sudah shooting tiga film, dua belum tayang, dua series 1 sedang tayang, kerja sama dengan Singapore Tourism Board dan job MC beberapa event di Indonesia dan Singapura," tulisnya di Instagram Story-nya, Senin, 18 Desember 2023.

Mantan VJ MTV ini merasa aneh orang mencapnya pansos dan meresponnya dengan bercandaan. "Pansos? Panggang sosis? Sudah lama enggak makan processed meat," sambungnya.

Baca Juga: Lagu-lagu Lama BTS Mendadak Naik di Chart Musik Dunia saat Member Wajib Militer, ARMY : Yang Hiatus Bangtan, Kami Enggak

Dia menegaskan siapapun yang mengenalnya dan pernah kerjasama dengannya pasti paham betul bahwa jadi viral bukan hal penting baginya.

"Prioritas hidup saya adalah: kesejahteraan keluarga, dp beres, dan pelunasan masuk tepat waktu," tegasnya.

Dia juga mengutamakan pekerjaan dan ketika sudah beres akan menghabiskan waktu dengan keluarganya. "Banyak hal yang bisa dan harus disyukuri. Have a great week all," sebutnya.

Sebelumnya, Sarah menuliskan, "kebiasaan dianggap sultan di negara sendiri, pas di negara orang berasa bisa seenaknya di mall teriak-teriak panggil temannya dengan bangga".

Baca Juga: Sempat Dijuluki Pasangan Hits Era 90-an, Ini Jawaban Putri Patricia soal Hubungannya dengan Didi Riyadi

Dia tak menyebut nama siapa yang disindirnya, namun semua tertuju ke Nagita karena memang ada bukti ibu dua anak itu melakukan hal tersebut.

Sarah pun menjelaskan teriak-teriak di mal tidak selayaknya dilakukan di mal negara seperti Singapura.

"Padahal orang lokal lihatnya mungkin itu banyak orang kaya, jauh lebih kaya, tapi enggak ada tuh teriak-teriak di mall panggil orang lain," tukasnya.

Diapun memberikan tips agar bisa bertemu dengan teman ketika di mal, tanpa harus teriak.

"Ini tips, jika kamu tidak di hutan atau lapangan, kamu bisa dengan mudahnya memanggil temanmu dengan ponsel dan bilang aku ada di lantai ini, di dekat toko dekat pintu masuk," tutur Sarah Sechan. ***