POJOKSATU.id, PENGUNGKAPAN pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya Eki terus jadi sorotan netizen. Dari keraguan publik atas Pegi Setiawan atau Perong sebagai tersangka, hingga menyeret nama Hard Gumay.

Netizen meminta Hard Gumay menerawang siapa sebenarnya pembunuh Vina Cirebon, karena meyakini kalau Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan salah tangkap terhadap Perong.

Lalu bagaimana pendapat Hard Gumay? Lewat postingan Instagram-nya, dia berusaha menjawab meski tak secara gamblang mengutarakannya seperti saat meramal hal lain.

Baca Juga: Keanehan DPO Kasus Vina jadi 1 Orang 2 DPO Hilang Disebut Karangan Padahal dari BAP sampai Putusan Pengadilan Ada 3 DPO, Sudah Diprediksi Hotman Paris

"Kasus Vina yang terjadi di tahun 2016 mencuat kembali sekarang di tahun 2024, sudah +- 8 tahun berlalu.Banyak pihak yang meminta saya untuk mencoba menerawang kejadian tersebut untuk mencari tahu siapa pelaku sebenarnya dan siapa saja yang sudah berbohong," tulisnya dikutip Pojoksatu.id dari akun Instagram-nya, Senin, 27 Mei 2024.

Dia menilai banyak hal yang terungkap dari berbagai pihak yang memberikan pernyataan pengakuan dan kesaksian terhadap kasusVina Cirebon belakangan ini.

"Wallahu a'lam bishshawab apakah benar atau tidak. Apakah jujur atau berbohong?," sambungnya.

Baca Juga: Berbeda dengan Netizen yang Menduga Polisi Salah Tangkap, Wirang Birawa Yakin Pegi 'Perong' Memang Salah Satu Pembunuh Vina Cirebon

Gumay mengatakan ada cara untuk melihat orang-orang yang mengaku tidak terlibat, berbohong atau tidak.

"Ada cara yang sangat simple untuk melihatnya dari sudut penerawangan dan penglihatan mata batin dengan cara melihat dari mata," tegasnya.

"Hati ingin menyembunyikan rahasia namun mata menolak untuk bersandiwara dan lidah mungkin menyembunyikan kebenaran tetapi mata tidak bisa berbohong," pungkasnya.

Baca Juga: Polisi Hapus Dua DPO Pembunuh Vina dan Eky, Keluarga Minta Bantuan Presiden Jokowi, Pengacara : Jadi Siapa yang Tanggung Jawab?

Seperti diketahui, Polda Jabar menangkap Pegi Setiawan alias Perong sebagai salah satu pembunuh Vina Cirebon. Namun, dia mengaku tidak tidak terlibat. Sebelumnya, Saka Talal narapidana kasus ini juga mengaku tidak bersalah, dan mengakui karena mengalami kekerasan dari polisi. ***