POJOKSATU.id, RAPPER Korea Selatan (Korsel), Jessi, menyampaikan permintaan maaf ke public via akun Instagram-nya, Sabtu, 12 Oktober 2024. Ini terkait insiden penyerangan terhadap fans usai dirinya menolak untuk berfoto bareng.
Jessi mendapat panen hujatan, karena video saat fans yang merupakan pemuda 18 tahun dipukul beredar di media sosial. Yang melakukan pemukulan diduga teman penyanyi kelahiran New York, 17 Desember 1988 itu.
Dalam video yang beredar, tampak Jessi sedang keluar dari satu tempat bersama beberapa temannya, kemudian ada seorang pemuda meminta foto, namun Jessi menolaknya dengan sopan.
Pemuda itu tak menyerah, dia tetap meminta foto meski kembali ditolak. Pemuda itu tetap di dekat Jessi dan kemudian seorang pria melakukan pemukulan ke fans itu.
Baca Juga: Anies Baswedan Menanti Undangan Pelantikan Presiden Prabowo dari MPR, Bakal Sampaikan Pesan Langsung
Saat itu, Jessi sama sekali tidak bereaksi apapun melihat pemukulan itu. Inilah yang jadi bahan hujatan K-Netz.
Dalam permintaan maafnya, Jessi menjelaskan pria yang memukul fansnya itu bukan temannya, melainkan orang yang baru dikenalnya pada saat kejadian.
"Pertama-tama, saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang mungkin terganggu oleh laporan mengenai insiden penyerangan yang melibatkan saya baru-baru ini," tulisnya.
Dia menjelaskan saat kejadian sedang menghadiri pertemuan dengan kenalan pribadinya. Kemudian, seorang penggemar mendekatinya untuk meminta foto.
Baca Juga: Teman Sebut Colleen Bukanlah Korban Serangan Hiu di Maluku, Mungkin Alami Masalah Medis di Air
"Karena saat itu sudah larut malam, aku menolaknya dengan sopan dua kali, dan pada saat itu, terjadi insiden dimana fans tersebut tiba-tiba diserang oleh seseorang yang pertama kali kutemui pada hari itu," sambungnya.
Dia mengungkapkan kejadian berlangsung begitu cepat sehingga dirinya tak sempat bereaksi apapun. "Sehingga saya juga lengah dan tidak mampu menangani situasi dengan baik atau menjaga fans dengan hati-hati," bebernya.
Jessi pun menyesali fansnya harus mengalami kekerasan dan bertanggung jawab atas kegagalannya melerai atau mencegah kejadian itu.
Setelah kejadian tersebut, saya dan agensi saya telah menghubungi keluarga korban dan bekerja keras untuk membantu korban menemukan dan membawa pelaku ke pengadilan sehingga mereka dapat menerima permintaan maaf dan kompensasi, sehingga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban dan dengan benar dan dihukum," tuturnya.
Baca Juga: Banyak Influencer Menikah Muda, Kadam Sidik Ogah Didesak : Nikah Itu Bukan tentang Sehari Dua Hari
Dia meminta tidak ada spekulasi yang berkembang terkait kejadian ini setelah pernyataannya. "Saya dengan hormat meminta Anda untuk tidak menyebarkan klaim yang belum diverifikasi atau laporan spekulatif terkait insiden ini, karena dapat menyebabkan kerugian lebih lanjut," pungkas Jessi. ***

