POJOKSATU.id, KONTEN keator Deddy Corbuzier menanggapi desakan netizen yang menginginkan bersuara soal Gus Miftah mengolok-olok penjual es saat ceramah.
Deddy Corbuzier pun membuat video tentang tanggapannya. Namun, dia memastikan tidak akan menghujat Gus Miftah di media sosial seperti yang dilakukan netizen.
Deddy Corbuzier menjelaskan dirinya sudah menghubungi Gus Miftah terkait masalah ini, namun seperti apa obrolan mereka bukan untuk konsumsi publik.
Bagi suami Sabrina Chairunnisa itu sahabat yang baik menasehati atau menegur tidak di depan umum.
"Gue punya pertanyaan buat netizen, kalau kalian punya sahabat salah, kalian tegurnya dimana? Di sosmed kah? Buat video atau story marah-marah atas kesalahan orang yang kalian punya nomor teleponnya atau WhatsApp-nya?," tulisnya di Instagram-nya, Rabu, 4 Desember 2024.
"Gue bukan orang seperti itu, jika temanku berbuat salah, gue hubungi mereka, bukan mengeksposnya demi keuntungan gue," sebutnya.
Secara rinci lewat video di konten eksklusifnya, Deddy mengatakan dua hal untuk merespon kejadian ini.
"Gua bersahabat baik dengan beliau, jadi kalau seorang sahabat melakukan kesalahan, lu netizen minta gua bereaksi, marah-marah negurlah, apalah, pokoknya intinya minta gua menghujat dia," ucapnya.
"Pertama, kalau saya menegur sahabat saya, saya marah-marah, negurnya enggak di social media, karena saya punya WhatsApp, dan telepon beliau," ungkapnya.
Dia merasa kalau ikut-ikutan menghujat Gus Miftah di media sosial sama dengan panjat sosial dan cari panggung.
Deddy mengenang kejadian saat dirinya pernah berbuat salah, ada seseorang yang selama ini dianggapnya teman membuat membuat sindiran di media sosial, dan itu sangat menyakitkan.
Hal kedua, Deddy menyoal akun Geridra yang mengunggah video Prabowo Subianto tentang pedagang kecil untuk menyindiri Gus Miftah.
"Bapak memang begitu orangnya peduli dengan orang-orang kecil, lalu 'dijahit' dengan tukang es teh. Lah ini jelas kalau dari akun Gerindra enggak setuju dengan kelakuan Gus Miftah," sebutnya.
Namun, hal ini jadi paradoks karena telah disebar di media sosial di akun Gerindra.
"Maka masyarakat kita berharap ada sesuatu setelah itu. Apa cuma taruh sindiran doang, ini menjadi paradoks karena diposting," sebutnya.
"Gua sama Gus sudah telepon-teleponan, tapi mari kita lihat ini paradoks kalau sudah diposting diam saja, netizen akan marah," sambungnya.
Seperti diketahui, Gus Miftah adalah guru spiritual Deddy Corbuzier sekaligus yang membimbingnya jadi mualaf pada 21 Juni 2019.
Deddy Corbuzier mengucapkan dua kalimat syahadat Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, milik Gus Miftah. ***

