POJOKSATU.id, KOMIKA Kiky Saputri merespon kritikan tajam seorang penulis yang tinggal di luar negeri, Isti Marta, atas logika politiknya yang dinilai terlalu dangkal.
Perseteruan Kiky Saputri dan Isti Marta, berawal saat sang komika menuliskan tanggapannya tentang politik tanah air yang memanas jelang Pilpres 2024.
Kiky Saputri mengingatkan publik bahwa siapapun pemenangnya nanti, warga harus tetap bekerja untuk hidup.
"Suasana di X masih panas, melipir dulu ah ke tempat yang dingin. Menikmati hidup, menikmati hasil kerja selama setahun. Karena tahun depan siapapun pemenangnya, kita akan tetap kerja sendiri, cape sendiri dan nikamti hasil sendiri," tulisnya di aplikasi X.
Tak disangka, tweet ini dikomentari Isti Marta. Baginya apa yang dituliskan Kiky sebagai bentuk warga yang tak memahami politik lalu membandingkan dengan Bintang Emon.
"Enggak semua pelawak paham politik kayak Emon, dengan logika tolol macam Kiky Saputri ini ngapain rakyat milih dan akademis cape-cape analisis?," ungkapnya, Minggu, 31 Desember 2023 di Instagram Story-nya.
Baginya politik dan rezim jelas mempengaruhi hidup rakyat ke depannya. "Fokus melawak, opini politik lu terlalu dangkal buat dipublikasi," tegasnya.
Apa yang disampaikan Isti langsung direspon Kiky. "Hello @istimartas. Silakan pilih pemimpin terbaik, versi kamu, versi keluargamu ataupun versi on the spot. Tidak ada larangan untuk itu," jelasnya di Instagram-nya.
Kiky menjelaskan tidak pernah mendisclaimer bahwa dirinya paham politik. "Jadi maaf sekali kalau kamu merasa kecewa dengan itu dan membandingkan saya dengan Bintang Emon," tukasnya.
Kedua, Kiky menjelaskan tweet awalnya ditujukan sebagai pengingat kepada teman-teman bahwa: “kita harus save energy untuk tetap berjuang demi hidup kita sendiri”.
"Jangan hanya karena prosesi lima tahun sekali ini, kita jadi gontok-gontokan, mengotori hati, bahkan sampai ribut sama saudara sendiri," sebutnya.
Dia mohon maaf kalau logika berpikirnya sulit diterima oleh Isti. "Jadi kalau pesan di atas belum sampai pada pikiranmu, saya minta maaf karena memang cara berpikir saya terlalu dangkal dan tolol untuk kamu yang hebat sekali," pungkas Kiky Saputri. ***

