POJOKSATU.id, PASANGAN suami istri Anang Hermansyah dan Ashanty mengklarifikasi tudingan merusak atau menodai momen kemenangan Timnas Indonesia atas Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa malam 11 Juni 2024.
Ya, Anang Hermansyah dan Ashanty jadi bulan-bulanan karena tampil membawakan lagu cinta-cintaan berjudul 'Rindu Ini' usai pertandingan sekaligus momen lolos Timnas Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ashanty lewat postingan Instagram-nya yang juga diunggah di akun Anang Hermansyah menjelaskan, apa yang mereka tampilkan di Stadion Gelora Bung Karno sudah sesuai arahan PSSI.
Bahkan, mereka menegaskan sama sekali tidak dibayar meski tampil membawakan tiga lagu di stadion yang menjadi saksi menangnya Timnas Indonesia atas Filipina 2-0, sekaligus hampir dipastikan sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara (Asean) di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: PN Jaksel Benarkan Ruben Onsu Gugat Cerai Sarwendah, Sidang Perdana Bakal Digelar pada 9 Juli 2024
"Kami diundang sebagai pendukung acara untuk menyanyikan beberapa lagu yang telah ditentukan panitia penyelenggara dari PSSI dan kami murni terlibat sebagai pendukung tanpa pembayaran sedikitpun," tulis Ashanty.
Dia menjelaskan mau tampil meski tak dibayar, karena sebagai bentuk cinta pada Indonesia, khususnya tim nasional Indonesia.
"Lalu kami juga mengikuti intruksi yang da baik dalam pemilihan lagu, durasi lagu, waktu check sound sampai semua detail kami ikuti. Sebelum kami menerima tawaran ini, kami melihat tanggal 6 performance untuk kami jadikan acuan pada saat kami perform," tuturnya.
Dia menjelaskan di jeda babak pertama, mereka menyanyikan lagu 'Indonesia Pusaka', lalu di akhir satu lagu kebangsaan dan satu lagu pribadi.
"Lalu kami memutuskan mengikuti yang sama. Hanya saja saat itu mungkin euphorianya berbeda karena Indonesia-Irak kondisinya juga berbeda. Dan saat itu artis perform setelah pemain selesai menyapa penonton," sebutnya.
"Kamipun di sini berpikir kami akan melakukan hal yang sama. Tapi balik lagi kami tidak mau mengitervensi, dan hanya mengikuti arahan. Panitia sudah punya SOP dan menjalankan acara sesuai mungkin sudah kami sepakati," sambungnya.
Dia menyebutkan lLagu yang telah disepakati panitia penyelenggara sebagai berikut, saat jeda half time, Indonesia Pusaka yaitu lagu wajib.
"Ini dinyanyikan bukan pada saat Live TV jadi banyak yang tidak melihat," timpalnya.
Baca Juga: Imbas Barangnya Disita KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diwakili Kusnadi Lapor ke Komnas HAM
Kemudian, setelah pertandingan mereka dibebaskan memilih lagu kebangsaan. "Dan kita memilih 'Kebyar-Kebyar' dan sudah di-approve tanpa ada perdebatan apapun. Andai saja kami diberikan arahan/masukan pasti kami mengikuti," jelasnya.
"Dan terakhir, ini yang jujur paling membuat kita galau, sampai berkali-kali kita tanya, yakin kita bawain lagu kita? Dikarenakan lagu kita semua selow dan cinta-cintaan," bebernya.
Akhirnya, mereka memilih lagu Anang yang beat yaitu 'Rindu Ini'. "Karena lagu terakhir diminta lagu dari penyanyinya dan bebas memilih, dan bukan lagu kebangsaan. Sampai akhirnya semua ini sudah di-approve dan dijadikan rundown," papar Ashanty.
Sampai di siang hari saat check sound, mereka sejatinya sempat ragu dengan lagu 'Rindu Ini', namun rundown tidak bisa diubah, karena sudah ditandatangani.
Dia mengaku salah mengapa tidak mengotot untuk tidak menampilkan lagu tersebut. "Salah kita tidak mau push, karena kita tidak mau jadi artis yang nantinya dibilang tidak professional dan banyak maunya. Sudah ditawarin juga menjadi suatu kebanggaan buat kami," ungkapnya.
Baca Juga: Sempat Unggah Momen Harmonis, Ruben Onsu Dikabarkan Resmi Gugat Cerai Sarwendah di PN Jaksel
Ashanty menjelaskan pada saat acara/pertandingan mereka lebih semangat nonton bola. "Kami tidak menunggu di ruang artis, karena kami memang mau lihat timnas main dan ingin melihat Indonesia memang," tegasnya.
"Setiap harus nyanyi kami baru ke bawah mengikuti arahan, baik lagu mau pun kapan harus tampil," timpalnya.
Ashanty menegaskan dirinya dan Anang tak ada niatan merusak momen kemenangan Timnas Indonesia.
"Tidak ada niatan sedikitpun untuk menodai malam kemenngan dengan menyanyikan lagu yang tidak sesuai, apalagi meninggalkan arena," pungkasnya. ***

