POJOKSATU.id, NIKITA Mirzani kembali dihadapkan pada dugaan pemerasan, kali ini terhadap Melvin owner skincare produk Daviena. Tersangka atas laporan Reza Glays itu disebut-sebut meminta uang Rp15 miliar sebagai tutup mulut.
Dugaan pemerasan itu terkuak lewat postingan akun Instagram @viva_voltcyber, yang mengunggah diduga chat Nikita Mirzani dengan Melvin. Tak hanya itu, dr Oky Pratama, juga terseret, karena namanya ada di percakapan itu.
Dari postingan itu, terlihat chat diduga dr Oky Pratama berkomunikasi pertama kali dengan Melvin. Di mana, dia menyarankan Melvin agar minta petunjuk ke Nikita, agar tidak disebut-sebut ibunda Lolly itu di tengah huru hara skincare overclaim dan abal-abal.
"Bawa nama aku, pasti dia mau diajak bicara, bridging saja dapat kontrak dari Dokter Oky, jangan banyak ngelawan kalau sama dia, dengarin dan ikuti aja," saran dr Oky.
"Ini Nikita saking gedegnya, dia mau buat laporan ke Mabes. Atau Melvin telepon Nikita aja deh," sambungnya.
Melvin mengaku pasrah, "mungkin sudah bukan rezekiku di Daveina," balasnya.
Di situ, Melvin sudah meminta maaf berulang kali ke dokter. Lalu dokter mengatakan Nikita ini lebih baik disumpel mulutnya.
"Ini aku sudah bilang ke Nikita, si Melvin katanya mau berubah," sambungnya. Dokter juga meminta Melvin untuk merendah ke Nikita, jangan melawan.
Lalu disarankan untuk video call dengan nada serta sedih, karena menurutnya Nikita akan luluh.
Di sini, Melvin masih bertanya mengapa Nikita membencinya. "Apa salahku sama dia," ujarnya.
dr Oky, mengatakan Nikita kesal karena Melvin banyak bohong. Salah satunya, soal menjual produk tidak ada izin edar paketan gold milik pabrikan Heni.
Namun, soal ini, Melvina menegaskan sudah menarik semua produk itu dan tidak menjual lagi.
Baca Juga: Petunjuk Teknis Pengelolaan Tunjangan Guru Non-ASN: Bagaimana Cara Mendapatkannya?
Kemudian, Melvin menchat Nikita hingga diminta Rp15 miliar, agar tidak lagi membicarakan Daviena.
Di chat itu, Nikita mengatakan kasus skincare makanan empuk. Namun, Melvin menegaskan tidak ada niat mau overclaim produknya.
"Murni selama ini aku percaya sama mereka (orang pabrik), aku bisa kasih bukti, hpp ku ke pabrik mahal kak. Aku selalu minta yang bagus," jelasnya.
Nikita membalas tak perlu bukti. "Lagian gua kasih tahu ya, lo itu gali kuburan sendiri sumpah," balas Nikita.
Melvin lagi-lagi minta maaf. "Enggak ada salah sama gua ngapain minta maaf," lanjut Nikita.
Baca Juga: Inilah Deretan 7 Tersangka Kasus Korupsi Rumah Jabatan, Termasuk Sekjen DPR Indra Iskandar
Melvin pun memohon agar Nikita tak memojokkannya. "Aku lagi kehilangan arah kak, apa yang harus aku lakukan untuk kakak enggak mojokin aku lagi, aku hidup di Daviena kak, banyak karyawanku," ungkapnya.
Nikita tetap menyudutkan Melvin. "Lo itu sudah banyak incaran orang-orang. Ini kalau sampai masuk ke kepolisian habis sih lo enggak tersisa, makanya jangan kebanyakan bohong, gemes sumpah," tukasnya.
Melvin minta dikasih kesempatan menjelaskan soal dugaan bohong itu, namun Nikita menampiknya.
Hingga, Melvin menyebut angka Rp2 miliar. "Enggak ada uang tutup mulut gua semurah itu," balas Nikita.
"Jangan sebut Nikita Mirzani, kalau gua enggak ngelaporin lo di Mabes, biar lo ngerasain gimana berurusan sama gue seumur hidup lo," sambungnya.
Melvina minta Nikita tak menyebut namanya, namun oleh Nikita dibalas, "boleh bayar tapi".
Lalu muncul angka Rp15 miliar itu, dan Melvin mengaku enggak sanggup, tapi tetap diminta lewat menyicil.
"Demi Allah, semua uangku di barang kak, aku tipe orang yang dapat uang selalu ke barang, aku enggak ada uang segitu, saat ini aku terpuruk. Kakak kira uang aku sebanyak apa kak, aku ini baru berkembang di tahun ini," tuturnya.
Melvin memohon bantuan, karena anaknya masih kecil. "Mana ada terpuruk, satu Indonesia tahu kok penghasilanmu banyak, polisi juga tahu kok pas tadi ngobrol di Mabes. Makanya jangan suka main api-api kecil deh, nanti terbakar kelonjotan," balas Nikita.
Melvin mengatakan tidak akan bisa juga mencicil Rp15 miliar itu, dan mengatakan hanya sanggup Rp3 miliar.
"Nego-nego mulu, jual aja Ferrarinya," sambung Nikita.
Melvin mengatakan hanya bisa pasrah, karena memang enggak sanggup Rp15 miliar. "Bagus gitu aja, enggak ada yang peduli juga dengan kepasrahan lo," tukas Nikita.
Kemudian, dr Oky dalam chat dengan Melvin menegaskan bahwa Nikita kalau sudah bicara bisa jadi isu nasional.
"Ya pokoknya lihat aja track record dia, kalau dia bersuara, enggak ada satupun yang enggak terjadi dan hancur, makanya jangan cari musuh sama dia, laporan polisi selalu jalan dan hancur," ungkapnya.
Baca Juga: Petunjuk Teknis Pengelolaan Tunjangan Guru Non-ASN: Bagaimana Cara Mendapatkannya?
Di situ Melvin mengatakan tidak sanggup membayar Rp15 miliar, namun oleh dr Oky tetap disarankan dipenuhi dengan cara cicil dengan memohon.
"Dok, sungguh uang segitu, aku enggak ada, uangku habis dok bayar refund," jelasnya.
dr Oky tetap kekeuh agar Melvin menuruti Nikita. "Tapi kalau dia lapor Mabes pasti puluhan miliar, bisa engak bisa mohon pakai voice note atau videocall nangis kek di voice note," tukasnya.
Melvin pun heran mengapa sampai ke Mabes. "Lapor ke Mabes kesahalanku apa dok?," tanyanya.
Dokter mengatakan kasus penipuan. "Penipuan lah Melvin cintaku oh Tuhan. Belum lagi kalau 'diadain' konsumen ngerasa muka hancur terus productnya overclaim, UU Perlindungan Konsumen," jelasnya.
Seperti diketahui, Nikita Mirzani telah dijadikan tersangka dan ditahan bersama asistennya Ismail dalam dugaan pemerasan dan pencucian uang laporan dr Reza Gladys. ***

