POJOKSATU.id, SELEBGRAM Aghnia Punjabi menerima dirinya dikritik sebagai pihak yang patut disalahkan juga atas kasus anaknya dianiaya sang baby sitter.

Hanya saja, Aghnia memastikan apa yang selama ini dilakukannya demi agar anak-anaknya mendapatkan yang terbaik.

Di laman Instagram-nya, Minggu, 31 Maret 2024, Aghnia menuliskan detik-detik meninggalkan anaknya dengan baby sitter.

"Dengan segala kerendahan hati saya, tidak ada saya membela diri, saya bukan ibu yang sempurna, saya ibu yang bodoh dan saya juga ibu yang mungkin menurut kalian belum siap," tulisnya.

Baca Juga: Kaget Dituduh Penyebab Meninggalnya Jupe dan Olga Syahputri, Icha Annisa : Buktikan Kalau Itu Benar

"Bukan hanya suster itu saja yang berhak mendapat hukuman, sayapun seharusnya dihukum saja," sambungnya.

Dia dan suami bekerja keras semua demi dua anaknya. "Tapi demi Allah, saya selalu memberikan yang terbaik untuk anak saya, perhatian penuh, pendidikan, perawatan, makanan dan semua keperluannya," sebutnya.

Aghnia mengatakan pada tanggal 27 Maret, pergi ke Jakarta siang hari untuk bazar selama dua hari.

Dia tidak membawa anak-ankanya karena baik Cana dan Sultan sudah sekolah hingga dia menitipkan ke baby sitter. Masing-masing anak punya suster, dan di rumah itu juga ada adik iparnya.

Baca Juga: Akui Pernah Berselisih dengan Stevie Agnecya, Icha Annisa Jalani Sumpah Alquran demi Bantah Isu Santet di Depan Suami Almarhumah

"Saya titipkan sus dengan adik ipar saya. Di rumah ada driver, mbak dua orang, suster dua orang termasuk tersangka, dan adik ipar," jelasnya.

Kemudian, tanggal 28 Maret subuh penganiayaan terjadi. Posisi penghuni rumah lainnya di basement saat sahur, sehingga tidak mendengar sama sekali.

"Dan kamar terkunci rapat, proses (penyiksaan) dilakukan satu jam tanpa henti. Dan, pelaku tidak memperbolehkan Cana keluar kamar karena takut terlihat orang rumah atas tindakannya," tuturnya.

Kepada orang di rumah, pelaku mengatakan korban yaitu Cana sedang sakit, jadi makanan pun dibawanya ke dalam kamar.

Baca Juga: Kabar Duka, Presenter Hilbram Dunar Meninggal Dunia pada Usia 48 Tahun

Selanjutnya, tanggal 29 Maret, hari dimana saya balik dari Jakarta, pelaku memberitahu Aghnia bahwa Cana jatuh dari kamar mandi dan memar.

"Tapi memarnya enggak wajar, suami cek CCTV ternyata terbukti pelaku melakukan penganiayaan tapi tidak mengakui," ujarnya.

Namun, akhirnya mengakui, dengan alasan Cana rewel karena tidak mau diberi obat.

"Motif pelaku menyiksa Cana karena Cana tidak mau diobati bekas cakarannya, belum tahu apakah itu cakaran karena dia atau tidak," tandasnya.

Baca Juga: 15 Hari Pacaran Diwarnai Kontroversi, Han So Hee dan Ryu Jun Yeol Umumkan Putus

Saat ini, Aghnia Punjabi hanya ingin kasus ini selesai dengan hukuman setimpal untuk pelaku.

"Singkatnya seperti itu, saya serahkan ke pihak yang berwajib. Semoga Cana mendapatkan keadilan seadil adilnya," pungkasnya. ***