POJOKSATU.id - Agensi SM Entertainment resmi mengambil langkah hukum terkait maraknya unggahan bernada serangan pribadi dan hinaan terhadap artisnya, Siwon.Choi.
SM Entertainment menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah postingan bernuansa jahat yang dilakukan secara terus-menerus dan berulang terhadap Siwon.
“Kami sepenuhnya menyadari keseriusan masalah ini. Bersama firma hukum Sejong, kami telah mengajukan pengaduan kepada otoritas penyelidikan atas tindakan kriminal yang telah teridentifikasi,” ujar perwakilan agensi dalam pernyataan resmi, dilansir Sabtu, 21 Februari 2026.
Lebih lanjut, agensi menegaskan bahwa mereka terus mengumpulkan bukti terkait pembuatan dan penyebaran informasi palsu, serta unggahan yang mengejek dan merendahkan artis mereka.
Baca Juga: Puasa Cuma 1 Jam di Murmansk Rusia, Kok Bisa? Ini Penjelasannya yang Bikin Melongo
Setelah proses peninjauan selesai, SM Entertainment berencana memperluas cakupan laporan hukum secara bertahap.
“Kami ingin kembali menegaskan bahwa kami akan merespons dengan tegas melalui jalur hukum perdata maupun pidana, tanpa toleransi atau penyelesaian damai, demi melindungi hak dan kepentingan artis kami dari tindakan ilegal yang menimbulkan kerugian mental serius,” tegas mereka SM.
Kontroversi ini mencuat setelah pada 19 Februari 2026, Siwon mengunggah sebuah foto di Instagram yang menampilkan dua idiom dalam bahasa Tionghoa.
Idiom tersebut berbunyi, “Jika tidak benar, pasti akan binasa” dan “runtuh sepenuhnya seperti bumi yang hancur.”
Baca Juga: 'Ngundang Gua Buat Dipajang Aja?' Celetukan Mayor Teddy di Istana Mendadak Viral
Jika digabungkan, frasa tersebut dapat dimaknai sebagai peringatan bahwa korupsi dan ketidakadilan pada akhirnya akan menyebabkan runtuhnya sebuah organisasi atau sistem.
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan setelah muncul postingan di komunitas daring berjudul “Instagram Choi Siwon setelah putusan terhadap Yoon Suk Yeol.”
Banyak warganet menduga unggahan itu merupakan respons tidak langsung terhadap vonis hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepada mantan Presiden Yoon Suk Yeol, terkait dugaan memimpin pemberontakan dalam insiden darurat militer.
Sebelumnya, Siwon juga diketahui pernah menyatakan dukungan kepada Yoon Suk Yeol usai memenangkan pemilihan presiden pada 2022.
Di tengah polemik tersebut, sebagian warganet menilai pandangan pribadi Siwon berpotensi merugikan citra grupnya, Super Junior, bahkan ada yang menyerukan agar ia keluar dari grup.
Hingga kini, belum ada pernyataan tambahan dari Siwon secara pribadi terkait spekulasi yang beredar.
Ini sejatinya bukan kali pertama, fans Suju dibuat kesal dengan Siwon. Karena, dia sempat terang-terangan menunjukkan dukungan terhadap Israel. ***

