POJOKSATU.id, KABAR terbaru datang dari konflik girl group Fifty Fifty dengan agensi labelnya, Attrack. Ini setelah satu dari empat member yaitu Keena memilih berdamai dalam kisruh hukum tersebut.

Keena Fifty Fifty memilih kembali ke labelnya, menjadi satu-satunya member yang mengakhiri perselisihan hukum melawan perusahaan mengenai kontrak eksklusif mereka.

Sumber di K-Media menyebutkan Keena mengatakan kepada CEO Attrakt Jeon Hong Jun bahwa dia telah memutuskan untuk membatalkan sengketa hukum terhadap label K-pop tersebut.

Langkah ini dilakukan sekira dua bulan setelah pengadilan setempat menolak permintaan perintah girl group itu untuk menangguhkan kontrak eksklusifnya dengan agensi tersebut.

Baca Juga: Sehun dan Chanyeol EXO Dikabarkang Hengkang dari SM Entertainment, Ini Klarifikasi Agensi Tersebut

Dimana, Fifty Fitry kemudian menantang keputusan tersebut, namun Keena menarik bandingnya pada hari Senin, 16 Oktober 2023.

Grup tersebut telah menghentikan aktivitasnya sejak bulan Juni, ketika mereka meminta perintah pengadilan, dengan mengklaim bahwa perusahaan tersebut telah melanggar ketentuan kontraknya.

Fifty yang sebelumnya tidak dikenal ini melejit ke ketenaran global ketika single terbaru mereka, "Cupid," menempati posisi tinggi di chart single Billboard's Hot 100 yang kompetitif selama berminggu-minggu di awal tahun ini.

CEO Attrakt Jeon Hong Jun membenarkan informasi Keena memilih jalur damai. "Saya berbicara (dengan Keena) secara langsung. Kami akan membicarakan apa yang terjadi sementara ini,” jelasnya.

Baca Juga: Bikin Heboh dan Dihujat usai Ngaku Dikeluarkan dari Peterpan, Andika Naliputra Sebut Bakal Ketemu dengan Ariel

Beberapa orang dalam industri menduga bahwa terbatasnya peluang yang dimilikinya sebagai anggota tertua di grup mungkin telah memengaruhi keputusannya berdamai.

Keena lahir pada tahun 2002, dua tahun lebih tua dari tiga anggota lainnya, Saena, Aran, dan Sio, yang semuanya lahir pada tahun 2004.

Dengan kepergian Keena, perselisihan kontrak yang sedang berlangsung akan berubah.

Ketiga anggota lainnya dilaporkan tidak memiliki niat untuk mengakhiri pertarungan hukum sampai sekarang. Mereka terus membagikan klaimnya melalui Instagram.

Baca Juga: Posting Paralayang Dianggap Singgung Serangan Hamas di Festival Musik, Alicia Keys Minta Maaf

Gegara kasus ini, K-Netizen sejak awal menghujat Fifty Fifty karena dianggap masih grup baru tapi sudah terlalu jemawa dengan menggugat label yag sudah keluar banyak uang. ***