POJOKSATU.id, KISRUH revisi Undang-Undang Pilkada merembet ke keluarga besar Raffi Ahmad. Dari ancaman boikot lantaran tak ikut Gerakan 'Peringatan Darurat' hingga rumor sang ibu Amy Qanita seorang pelakor.

Tudingan pelakor yang ditujukan ke Amy Qanita, ibu Raffi Ahmad, dilontarkan oleh Hanan Sudiro, pemilik akun X @nochucherryy, putri dari seorang pria bernama Septo Soediro.

Hanan Sudiro mengatakan Amy Qanita menghancurkan keluarganya. Dimana, ibu Raffi Ahmad itu diduga telah menikah dengan Septo Soediro, hingga membuat keluarga awal hancur.

Hanan mengungkapan kisah ini, berawal dari ajakan untuk memboikot Raffi Ahmad yang dianggap diam saat banyak public figure menyuarakan gerakan 'Peringatan Darurat'.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Diadu Domba dengan Jokowi, Sindir Orang-orang Pintar di Podcast

"Alasan lain kenapa Raffi Ahmad dan keluarganya harus diboikot adalah karena ibunya adalah Pelakor. Dia tidak hanya menghancurkan keluargaku, tapi masa kecilku," tulisnya.

Dia tak sekadar men-tweet tapi juga menegaskan tulisannya itu memiliki bukti, bahwa Amy Qanita pelakor pernah masuk media massa.

"Anda dapat melihat artikel dari tahun 2012. Artikel ini tidak berhenti," sambungnya.

Hanan mengatakan kerap menangis, karena Amy Qanita membicarakan tentang ayahnya, seakan menggantikan sosok ayah Raffi yang telah meninggal.

Baca Juga: Bukan Anies Baswedan, PDIP Disarankan Lebih Baik Usung Mantan Gubernur Ini di Pilkada Jakarta

"Aku menangis karena mereka membicarakan ayahku. Dan kemudian saya menyadari bahwa mereka telah menggantikan biologis mereka yang telah meninggal dan sebagai imbalannya, mengambil milik saya," tuturnya.

Selanjutnya, Hanan mengunggah chat yang diduga Amy Qanita memanggil sebutan 'pah' ke ayah Hanan.

"Sampai hari aku mati, aku tidak akan pernah memaafkan. Nama kalian akan terus aku melakukan keruntuhannya. Aku akan maju ke depan ketika sudah tiba waktunya untuk menceritakan kepedihan yang keluargamu timpakan pada keluargamu," ungkapnya.

Hanan mengatakan melewati banyak hal saat keluarganya hancur diduga gegara kehadiran Amy Qanita. Dia bahkan sempat mau bunuh diri dua kali.

Baca Juga: Dihujat Gegara Dianggap 'Penjilat' Pemerintah, Raffi Ahmad Akhirnya Angkat Suara Terkait Revisi UU Pilkada, Tegaskan Mendukung Keputusan MK

"Kalau boleh jujur ​​padamu, aku takut. Aku telah menyembunyikan rahasia ini selama 10 tahun lebih. Tapi aku yakin aku enggak salah dan aku akan baik-baik saja. Aku menjalani pengobatan selama 4 tahun, aku mencoba bunuh diri dua kali karena ini tetapi cukup sudah," tegasnya.

Namun, Minggu, 25 Agustus 2024, Hanan terlihat telah menghapus semua tweet-nya tentang Amy Qanita.

Dia menyadari salah hanya melimpahkan semua kesalahannya ke Amy, karena perselingkuhan terjadi karena kedua belah pihak.

"Saya menghapus thread tersebut karena saya melakukannya secara impulsif, saya tidak berpikir lama sebelum saya melakukannya. Oh iya, Mereka berdua salah, tapi salah satu dari mereka itu darah daging aku. Aku tidak bisa membenci ayahku, tidak peduli seberapa besar aku meyakinkan diriku sendiri," tuturnya.

Baca Juga: Sindir Kaesang Pangarep yang Diduga Pernah Bikin Meme Lesti, Rizky Billar : Hukum Tabur Tuai Itu Benar Adanya

Dia mengatakan amarahnya belum sembuh total, namun dia akan berusaha.

"Masalahnya adalah kemarahan datang pada Anda dengan kecepatan penuh. Mungkin suatu hari nanti saya akan melarikan diri dari negara ini dan sembuh total. Sampai saat itu tiba aku baik-baik saja," tegasnya.

Hingga kini, belum ada respon Amy Qanita soal yang sedang ramai di X. Namun, netizen telah 'menyerangnya' di kolom komentar Instagram-nya dengan sebutan 'pelakor'.

Seperti diketahui, Amy Qanita telah lama menyandang status janda setelah suaminya Munawar Ahmad meninggal dunia saat Raffi Ahmad masih berusia 16 tahun. ***