:
POJOKSATU.id — Suasana penuh warna tercipta di SLB Bhakti Pertiwi, Yogyakarta, saat dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar pelatihan melukis menggunakan bahan pewarna ramah lingkungan.
Kegiatan ini diikuti 42 siswa berkebutuhan khusus, mulai dari tuna wicara, tuna rungu, hingga tuna grahita, dengan pendampingan guru dan mahasiswa.
Pelatihan dipandu langsung oleh tim FMIPA UNY yang terdiri atas Prof. Jaslin Ikhsan, Dr. Cahyorini Kusumawardani, Dr. Kun Sri Budiasih, Isti Yunita, Ph.D., Sukisman Purtadi, M.Pd., serta empat mahasiswa.
Mereka mengenalkan teknik sederhana melukis dengan pewarna yang aman bagi kesehatan sekaligus ramah bagi bumi.
Baca Juga: Sosok Wamen Tiap Hari Naik Kereta Api Berdesak-desakan, Usia Masih Muda Punya Harta Rp 27,8 Miliar
Prof. Jaslin Ikhsan menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kreativitas, tetapi juga selaras dengan upaya pencapaian SDG 4 (pendidikan berkualitas), SDG 10 (mengurangi kesenjangan), dan SDG 12 (konsumsi dan produksi bertanggung jawab).
“Kami ingin anak-anak dapat berekspresi dengan cara yang menyenangkan sekaligus berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala SLB Bhakti Pertiwi, Sudarmi, M.Pd., menyambut baik inisiatif UNY yang menurutnya memberi manfaat nyata bagi siswa sekaligus mempererat kerjasama sekolah dengan perguruan tinggi.
“Kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat langsung bagi siswa, tetapi juga mempererat hubungan kerjasama antara sekolah dan perguruan tinggi,” ujarnya.
Baca Juga: FKIK Unismuh Makassar Sambut 641 Mahasiswa Baru, Tekankan Kolaborasi Profesi dan Joyful Learning
Melalui program ini, Pihak UNY berharap semakin banyak anak berkebutuhan khusus mendapat akses pendidikan kreatif yang inklusif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.***
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android: https://play.google.com/store/
versid iOS: https://apps.apple.com/app/
Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/
Fanpage edugov: https://www.facebook.com/



